website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

MTQH ke-56 Kobar Dibuka, 189 Peserta Berebut Tiket Wakili Daerah ke Tingkat Provinsi

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-56 tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi dibuka, Sabtu (22/8/2026). Sebanyak 189 peserta bersama 133 official dari enam kecamatan ambil bagian dalam ajang yang berlangsung hingga 24 Agustus 2026 tersebut.

Pembukaan MTQH dilakukan Bupati Kobar Nurhidayah. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Membumikan Al-Qur’an, Menguatkan Generasi Qurani Menuju Kobar Makin Jaya.” MTQH diharapkan menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan hadis.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kobar, Suyanto, mengatakan pelaksanaan MTQH tahun ini digelar dengan konsep sederhana. Hal tersebut menyesuaikan kondisi efisiensi anggaran serta situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kobar.

“Walaupun sederhana tanpa mengurangi makna dan tujuan MTQH. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia. Ada hambatan karhutla dan efisiensi, tetapi dengan militansi tetap berusaha keras agar MTQH tetap terselenggara,” kata Suyanto.

Pasang Iklan

Menurutnya, MTQH bukan hanya ajang mencari peserta terbaik. Kegiatan ini juga menjadi sarana syiar Islam sekaligus mendorong generasi muda untuk semakin mencintai, memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an serta hadis dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, MTQH ke-56 menjadi bagian dari proses seleksi untuk mendapatkan kafilah terbaik yang akan mewakili Kobar pada MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 di Kasongan. Karena itu, peserta diharapkan tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.

Sejumlah cabang diperlombakan, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an satu juz dan tilawah, hafalan hadis 100 dan 500 hadis, fahmil Qur’an, syahril Qur’an hingga kaligrafi. Peserta berasal dari Arut Selatan 34 orang, Arut Utara 32 orang, Pangkalan Banteng 33 orang, serta Kumai, Kotawaringin Lama dan Pangkalan Lada masing-masing 30 orang.

Bupati Kobar Nurhidayah menegaskan MTQH harus dimaknai lebih dari sekadar perlombaan. Menurutnya, nilai utama kegiatan tersebut adalah bagaimana Al-Qur’an dan hadis semakin membumi serta menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.

Nurhidayah juga meminta dewan hakim memberikan penilaian secara adil, objektif dan jujur. Ia berharap peserta terbaik tahun ini mampu membawa Kobar meraih prestasi lebih tinggi setelah pada MTQH sebelumnya belum berhasil menjadi juara umum.

Pelaksanaan MTQH ke-56 Kobar tersebar di sejumlah venue, yakni Aula Universitas Antakusuma, Aula Kementerian Agama, Kantor Kementerian Haji, Gedung Pramuka dan Aula MTsN 1 Kobar. Ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga memperkuat generasi Qurani di Bumi Marunting Batu Aji.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!