website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

KONI Kobar Buka Buana Cup II, 25 Tim Muda Berebut Panggung Jadi Talenta Sepak Bola Masa Depan

Ketua Harian KONI Kobar H Arif Asrofi saat membuka Turnamen Buana Cup ll. (Yus)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Sebanyak 25 tim sepak bola usia dini ambil bagian dalam Turnamen Buana Cup II yang digelar di Lapangan Sepak Bola Poyang Pocar, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (22/8/2026).

Turnamen ini menjadi salah satu panggung bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya talenta baru sepak bola Kobar.

Turnamen tersebut dibuka Ketua Harian KONI Kobar H Arif Asrofi. Hadir pula Ketua Askab PSSI Kobar Muhammad Toha bersama panitia, para pelatih, orang tua, serta pemain yang mengikuti pertandingan.

Peserta Buana Cup II berasal dari sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat, Seruyan dan Sedawak. Mereka bersaing dalam empat kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14 dan U-16.

Pasang Iklan

Ketua Harian KONI Kobar H Arif Asrofi mengatakan, kompetisi usia dini memiliki peran penting dalam menemukan sekaligus membentuk calon atlet sepak bola masa depan. Menurutnya, bakat besar tidak selalu muncul secara instan, tetapi harus dicari dan dibina sejak usia muda.

“Turnamen ini adalah ajang mencari talenta sepak bola. Dari kelompok usia seperti ini nantinya akan muncul bakat-bakat yang bisa membuat nama Kobar semakin berkibar, khususnya di cabang sepak bola,” kata Arif.

Ia mengapresiasi penyelenggara dan para orang tua yang telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi.

Menurut Arif, semakin sering pemain muda mengikuti pertandingan, semakin banyak pengalaman yang mereka dapatkan untuk mengembangkan kemampuan.

Arif juga menilai agenda pertandingan secara rutin sangat dibutuhkan dalam pembinaan atlet. Latihan saja, kata dia, belum cukup karena pemain perlu menguji kemampuan secara langsung menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

“Kelemahan kita salah satunya adalah agenda atau even pertandingan. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk mengukur kemampuan pemain yang kita bina,” ujarnya.

Pasang Iklan

Sementara itu, Ketua Panitia Buana Cup II Matsudi mengatakan, turnamen tersebut diikuti 25 tim dari seluruh kategori usia. Penyelenggaraan dilakukan dengan semangat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan bakat mereka di lapangan.

Menurut Matsudi, kegiatan tersebut murni digerakkan oleh para orang tua dan tidak memiliki donatur. Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk menghadirkan kompetisi bagi anak-anak.

“Acara ini murni dari para orang tua, tidak ada donatur. Tujuan kami hanya agar anak-anak bisa menunjukkan bakatnya,” kata Matsudi.

Buana Cup II diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan sepak bola usia dini di Kobar.

Dari panggung inilah diharapkan muncul pemain-pemain muda yang kelak mampu memperkuat Kobar dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.

Penulis: Yusro

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!