INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Banjir yang melanda Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), hingga kini masih belum surut. Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat debit air sungai meluap dan merendam permukiman warga serta akses jalan di sejumlah titik.
Sedikitnya lima Rukun Tetangga (RT) terdampak banjir, yakni RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 dan RT 05. Genangan air yang terus bertahan selama hampir sepekan membuat aktivitas masyarakat mulai terganggu, terutama warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai.
Sejumlah warga terpaksa membatasi aktivitas harian karena akses jalan lingkungan mulai sulit dilalui. Bahkan beberapa rumah warga ikut terendam akibat luapan air yang terus meningkat saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Reneli, melalui Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Andan Santana, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi banjir di wilayah Kelurahan Pangkut.
“Wilayah yang terdampak saat ini meliputi RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 dan RT 05. Hingga saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing, namun kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada apabila debit air kembali naik,” ujar Andan Santana, Jumat (15/5/2026).
Di tengah kondisi banjir tersebut, seorang warga lanjut usia bernama Ibu Koni yang tinggal di kawasan perbatasan RT 01 dan RT 02 terpaksa dievakuasi oleh keluarganya. Lansia yang tinggal seorang diri itu kini mengungsi ke rumah anaknya di wilayah RT 02 yang berada di area lebih aman karena kondisi kesehatannya yang sedang sakit tua.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian