website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Lima Pintu Kontrakan di Jalan Kartini Palangka Raya Terbakar, Kerugian Capai Rp350 Juta

Personel Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Jl Kartini, Palangka Raya. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan R.A. Kartini, tepatnya di simpang Gang Bakti I, Kota Palangka Raya, pada Rabu, 29 Juli 2026 dini hari.

Peristiwa itu menghanguskan lima dari tujuh pintu kontrakan dan satu kios di bagian depan bangunan. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp350 juta.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.40 WIB saat sebagian besar penghuni masih tertidur.

“Berdasarkan keterangan yang kami peroleh, para penghuni terbangun setelah merasakan hawa panas dan mendengar suara benda terbakar. Mereka kemudian menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga,” katanya.

Pasang Iklan

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 02.15 WIB sehingga kobaran tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.

Salah seorang saksi, Ayu, mengaku baru mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan warga yang melintas di depan rumah.

“Saya awalnya sedang tidur, tiba-tiba ada orang berteriak kebakaran sambil memukul tiang listrik,” ujarnya.

Saat keluar rumah, Ayu melihat api sudah membesar sehingga warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Ketua Pembina BPK Kamboja, Sucipto mengatakan, bangunan yang terbakar merupakan kontrakan milik almarhum Saduri. Dari tujuh kamar yang tersedia, hanya dua kamar yang masih dihuni, sedangkan lima kamar lainnya dalam keadaan kosong.

Menurutnya, lima kamar mengalami kerusakan berat, sementara dua kamar lainnya masih dapat diperbaiki. Selain itu, satu dari tiga kios kayu di bagian depan bangunan ikut terbakar.

Pasang Iklan

Sucipto menjelaskan, dua penghuni kontrakan tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka karena api sudah lebih dulu membesar. Keduanya hanya berhasil menyelamatkan diri setelah diperingatkan warga sekitar.

Ia menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan polisi.

“Dugaan sementara memang arus pendek listrik karena kondisi bangunan dan instalasi rumah sudah lama. Namun, kepastiannya tetap menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis,” jelasnya.

AKP Iyudi menambahkan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Polisi masih terus mendalami penyebab kebakaran sekaligus melengkapi data kerugian akibat peristiwa tersebut.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!