INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Upaya melahirkan bibit atlet tenis meja berprestasi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus didorong melalui kompetisi di kalangan pelajar. Salah satunya lewat Kejuaraan Liga Pelajar PTM RB yang digelar di Aula Desa Karang Mulya, Minggu (30/8/2026).
Kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga tenis meja sejak usia pelajar. Ajang ini tidak hanya menjadi tempat bagi peserta untuk beradu kemampuan, tetapi juga menjadi sarana mengasah mental, disiplin, sportivitas dan pengalaman bertanding.
Kejuaraan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu berlangsung meriah dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kehadiran unsur Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kobar menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun pembinaan olahraga prestasi di daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian KONI Kobar H Arif Asrofi, Sekretaris Jenderal KONI Kobar Herry Wibowo, staf KONI Amanda dan Vani, serta Kepala Dispora Kobar Alfan Kusnaini.
Ketua Harian KONI Kobar H Arif Asrofi mengatakan, pihaknya menyambut positif pelaksanaan Liga Pelajar PTM RB. Menurutnya, kompetisi seperti ini memiliki peran strategis dalam menemukan sekaligus mengembangkan potensi atlet muda di Kobar.
“Kompetisi pelajar seperti ini sangat penting sebagai bagian dari pembinaan. Dari pertandingan seperti ini kita bisa melihat potensi-potensi atlet muda yang nantinya bisa dikembangkan lebih lanjut,” kata Arif.
Ia menegaskan, proses mencetak atlet berprestasi membutuhkan pembinaan yang konsisten dan tidak dapat dilakukan secara instan. Para atlet muda harus diberikan kesempatan bertanding secara rutin agar kemampuan dan mental mereka semakin terbentuk.
“Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Harus ada latihan yang rutin, kompetisi yang berkelanjutan, serta dukungan dari pelatih, orang tua, sekolah, klub dan organisasi olahraga,” ujarnya.
Arif berharap para peserta menjadikan Liga Pelajar PTM RB sebagai pengalaman penting untuk terus berkembang. Ia juga mengingatkan agar para atlet tidak takut menghadapi kekalahan karena setiap pertandingan merupakan bagian dari proses menuju prestasi.
Sementara itu, Kepala Dispora Kobar Alfan Kusnaini mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan regenerasi atlet di daerah. Menurutnya, kompetisi menjadi salah satu cara efektif untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam mengembangkan bakat olahraga yang mereka miliki.
“Anak-anak perlu diberikan ruang untuk bertanding dan menunjukkan kemampuannya. Dari kompetisi seperti ini kita bisa melihat potensi-potensi yang kemudian dapat dibina dan diarahkan untuk menjadi atlet berprestasi,” kata Alfan.
Ia menambahkan, pembinaan olahraga membutuhkan sinergi antara pemerintah, KONI, klub, sekolah, pelatih, orang tua dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, potensi atlet muda diharapkan tidak berhenti pada kemampuan dasar, tetapi dapat berkembang hingga mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Semakin banyak kompetisi, semakin banyak pula kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding,” ujarnya.
Melalui Liga Pelajar PTM RB, KONI dan Dispora Kobar berharap muncul talenta-talenta baru yang dapat menjadi bagian dari regenerasi atlet tenis meja. Bibit-bibit potensial tersebut diharapkan mendapat pembinaan lanjutan sehingga mampu mengharumkan nama Kotawaringin Barat dalam berbagai kejuaraan.
Kejuaraan ini pun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pertandingan, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun pembinaan tenis meja yang berkelanjutan. Dengan kompetisi yang rutin dan dukungan berbagai pihak, peluang melahirkan atlet tenis meja Kobar yang tangguh dan berprestasi semakin terbuka.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian