website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kalteng Optimalkan Sektor Unggulan Barito Timur untuk IKN

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, saat menyampaikan sambutan. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan arah pembangunan daerah kini semakin menitikberatkan pada kesiapan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu daerah yang menjadi sorotan adalah Kabupaten Barito Timur, yang dipandang memiliki posisi strategis dalam peta transformasi ekonomi Kalimantan.

Penekanan ini disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, pada upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur yang digelar Selasa 5 Agustus 2025, di halaman Kantor Bupati.

Dalam pidatonya, Agustiar menempatkan Barito Timur sebagai daerah prioritas karena berbatasan langsung dengan wilayah pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Ia menilai posisi geografis ini membawa konsekuensi besar dalam perencanaan jangka menengah maupun jangka panjang.

“Barito Timur adalah gerbang timur Kalimantan Tengah yang berbatasan langsung dengan IKN. Ini bukan beban, tapi peluang besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk tumbuh lebih cepat jika disiapkan dengan tepat,” ujar Gubernur Agustiar.

Pasang Iklan

Menurutnya, percepatan pembangunan harus dilakukan dengan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Momentum hari jadi daerah disebutnya bukan sekadar seremoni, tetapi penanda untuk membangun komitmen bersama atas arah pembangunan baru.

Gubernur menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar daerah mampu menjawab tantangan percepatan pembangunan di era IKN. Pemerintah di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten diminta menghindari tumpang tindih dan ego sektoral.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita harus menyatu dari pusat hingga ke desa, menghilangkan ego sektoral, dan menyatukan visi untuk kemajuan bersama,” tegasnya.

Untuk memperkuat kesiapan daerah penyangga, Pemerintah Provinsi Kalteng akan mengimplementasikan Program Huma Betang Sejahtera mulai 2026. Program tersebut dirancang untuk memperluas pelayanan dasar sekaligus merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.

Agustiar menjelaskan program itu akan menyasar peningkatan akses kesehatan, pendidikan, serta perlindungan masyarakat adat dan kelompok rentan. Pemerintah ingin memastikan pemerataan pembangunan tidak berhenti di wilayah perkotaan.

“Kami ingin pembangunan hadir dan dirasakan hingga pelosok desa. Tidak boleh ada yang tertinggal, khususnya masyarakat adat dan kelompok rentan,” tambahnya.

Pasang Iklan

Selain pelayanan dasar, sektor ekonomi unggulan daerah turut menjadi fokus. Ia menyebut pertanian, perkebunan, kehutanan rakyat, dan perikanan air tawar sebagai fondasi ekonomi Barito Timur yang perlu dikelola berkelanjutan.

Potensi komoditas kopi, kakao, rotan, dan karet dinilai memiliki prospek besar untuk meningkatkan daya saing jika didukung sumber daya manusia yang kompeten dan ekosistem ekonomi yang kondusif.

“Barito Timur punya potensi luar biasa. Tapi untuk mengoptimalkannya, kita butuh SDM yang unggul dan ekosistem ekonomi yang mendukung. Inilah yang sedang kita siapkan secara bertahap,” jelasnya.

Ia juga mendorong seluruh daerah menyelaraskan program pembangunan regional dengan kebijakan nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, pencegahan stunting, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih, agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Menutup pidatonya, Gubernur mengajak masyarakat Barito Timur menjunjung semangat Lewu Hante atau Huma Betang sebagai identitas sosial budaya Dayak yang mengutamakan persatuan dan toleransi.

“Inilah modal sosial kita untuk menyambut transformasi besar yang sedang terjadi. Mari kita songsong Indonesia Emas 2045 dengan tekad dan kerja keras dari Barito Timur,” pungkasnya.

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran