website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jalur Biru Palangka Raya Disorot, PUPR Kalteng Janji Benahi Seluruh Kekurangan

Kepala DPUPR Kalteng, Juni Gultom saat diwawancarai awak media.(Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan akan melakukan perbaikan terhadap proyek pengecatan jalur sepeda dan disabilitas atau Cat Jalan Biru di Kota Palangka Raya yang belakangan menjadi sorotan publik.

Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, mengatakan pekerjaan tersebut masih dalam tahap pelaksanaan sehingga berbagai kekurangan di lapangan masih bisa dibenahi.

Hal itu disampaikannya usai menghadapi aksi demonstrasi di halaman Kantor Dinas PUPR Kalteng, Jalan Jenderal Sudirman, Palangka Raya, Rabu, 3 Juni 2026.

Saat ini, proyek marka jalan biru tersebut belum memasuki tahap serah terima pekerjaan atau provisional hand over (PHO), sehingga pihaknya masih memiliki tanggung jawab penuh untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.

Pasang Iklan

“Memang ada ketidaksesuaian di lapangan dan itu menjadi tanggung jawab kami untuk memperbaikinya,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, pengerjaan jalur biru dilakukan melalui mekanisme swakelola sebagai bagian dari pemeliharaan rutin, bukan proyek lelang.

Karena masih dalam proses pengerjaan, pemerintah daerah juga disebut belum melakukan pembayaran kepada pihak pekerja maupun vendor.

“Selama pekerjaan belum sempurna sesuai spesifikasi, pemerintah belum membayar,” tegasnya.

Juni membantah anggapan bahwa proyek tersebut telah gagal. Menurutnya, seluruh proses masih berjalan dan terus dievaluasi agar hasil akhirnya sesuai standar teknis.

Ia juga memastikan pihak PUPR akan melakukan pembenahan terhadap bagian marka yang dinilai belum sesuai oleh masyarakat.

Pasang Iklan

Selain sebagai penataan kota, jalur biru itu disebut dibuat untuk mendukung fasilitas bagi pesepeda dan penyandang disabilitas di Kota Palangka Raya.

“Tujuannya untuk memfasilitasi seluruh kelompok masyarakat, termasuk pesepeda dan disabilitas,” tandasnya.

Meski menuai kritik, PUPR Kalteng memastikan pengerjaan proyek akan tetap dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan di lapangan.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!