INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan inflasi menjelang hari besar keagamaan. Fokus utama diarahkan pada dua sektor krusial, yakni stabilitas harga pangan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran. Pemprov Kalteng pun memilih tidak menunggu gejolak terjadi, melainkan melakukan intervensi lebih awal.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko mengatakan sejumlah program telah disiapkan untuk menahan laju inflasi.
“Langkah yang kami lakukan sesuai arahan Gubernur, di antaranya mengintensifkan Gerakan Pangan Murah, pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Program tersebut menjadi strategi utama untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan.
Tak hanya itu, pemerintah juga mulai memperkuat fondasi ketahanan pangan jangka panjang. Sejumlah infrastruktur pendukung seperti pabrik pakan ternak, unit pengolahan hasil pertanian, hingga rice milling unit disiapkan guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga.
“Ke depan, perlu didukung dengan penyediaan sarana seperti pabrik pakan ternak serta pengembangan unit pengolahan hasil pertanian,” tambahnya.
Di sisi lain, distribusi BBM turut menjadi perhatian serius. Pemerintah menilai kelancaran pasokan energi sangat berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Untuk itu, pengawasan distribusi BBM tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat.
“Sesuai arahan Gubernur, kami melibatkan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk membantu pengawasan distribusi BBM,” jelas Yuas.
Pemprov Kalteng juga memastikan operasi pasar akan terus digencarkan sebagai langkah menjaga harga tetap terkendali. “Kami juga akan terus menggelar operasi pasar agar kondisi harga tetap terkendali,” tegasnya.
Pemerintah berharap distribusi barang dari pusat ke daerah dapat berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan tidak menimbulkan tekanan harga yang berlebihan.
“Kami harapkan distribusi dari pusat ke daerah berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tutupnya.
Penulis: Redha
Editor: Andrian