INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN — Ribuan warga memadati pusat Kota Pangkalan Bun untuk mengikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran, Minggu (3/8/2025). Arus massa tampak memenuhi jalan-jalan utama sejak pagi, menandai antusiasme publik terhadap rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalteng.
Kegiatan bertajuk Semarak Jalan Sehat tersebut menjadi salah satu agenda besar Pemerintah Provinsi Kalteng pada tahun ini. Selain memperingati hari-hari besar kenegaraan, acara juga dirangkai dengan momentum Pekan Daerah Petani Nelayan XIV tingkat provinsi.
Setelah mengibarkan bendera start, Gubernur Agustiar Sabran berjalan kaki bersama warga. Ia didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, dan artis ibukota Raffi Ahmad yang turut menyapa peserta di sepanjang rute.
Jalur jalan sehat dimulai dari Bundaran Pancasila, kemudian melintasi sejumlah ruas protokol Kota Pangkalan Bun. Rombongan bergerak menuju Pangkalan Bun Park sebagai titik akhir kegiatan, yang telah dipadati warga sejak pagi.
Sepanjang perjalanan, Gubernur Agustiar menyempatkan diri menyapa masyarakat yang berdiri di pinggir jalan. Interaksi itu menimbulkan suasana cair dan mengundang sorakan hangat dari peserta yang ikut berjalan.
Setibanya di Pangkalan Bun Park, gubernur disambut riuh antusias warga. Area taman kota itu menjadi pusat konsentrasi massa yang menunggu hiburan musik dan sesi sambutan resmi.
Dalam amanatnya, Gubernur Agustiar menekankan bahwa kegiatan olahraga massal dapat membangun hubungan yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut jalan sehat bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga ruang kebersamaan.
“Kegiatan ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan dan memperkuat rasa memiliki terhadap daerah,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum peringatan hari besar untuk mempererat persatuan. Menurutnya, kualitas pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga keterlibatan publik dalam kegiatan sosial.
Kegiatan jalan sehat ini ditutup dengan hiburan rakyat. Warga tampak tidak langsung membubarkan diri, melainkan bertahan di lokasi untuk menikmati suasana kebersamaan serta penampilan seni budaya yang disiapkan panitia.
Penulis : Suhairi
Editor : Maulana Kawit