website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Gubernur Kalteng Jelaskan Alasan CFN Tetap Digelar di Tengah Kritik Publik

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat diwawancarai awak media. (IST)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Program Car Free Night (CFN) yang digelar rutin setiap malam Minggu di Bundaran Besar Palangka Raya kembali memicu polemik. Sejumlah warga mengeluhkan kegiatan tersebut karena dianggap mengganggu arus lalu lintas, ruang publik, hingga kenyamanan warga yang beraktivitas di kawasan pusat kota.

Keluhan serupa juga ramai disuarakan warganet di media sosial. Mereka menilai kegiatan hiburan yang digelar pemerintah daerah itu belum sepenuhnya tertata dan menimbulkan kemacetan. Beragam kritik tersebut kemudian menjadi pembahasan publik dalam beberapa pekan terakhir.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan penjelasan terbuka terkait latar belakang dan strategi pelaksanaan CFN. Ia mengakui bahwa kontroversi di tengah masyarakat harus dijawab secara transparan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Menurut Agustiar, CFN bukanlah program baru yang menghabiskan anggaran besar, melainkan inisiatif swakelola Pemerintah Provinsi Kalteng sebagai respons atas minimnya program yang berdampak langsung kepada masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut pelaksanaan CFN justru menjadi bentuk koreksi atas penggunaan anggaran yang dianggap tidak menghasilkan output signifikan.

Pasang Iklan

“Saya sudah lihat anggaran tahun-tahun lalu. Banyak program, tapi hasilnya tidak kelihatan. Maka kami ambil alih, dan gelar CFN dengan pendekatan yang lebih transparan,” ucapnya, belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa anggaran yang disediakan sekitar Rp180 juta, tetapi tidak seluruhnya digunakan. Dalam satu kali pelaksanaan kegiatan, biaya yang dikeluarkan hanya berkisar Rp40 juta hingga Rp70 juta. Bahkan, untuk mendatangkan sejumlah artis nasional, sebagian biaya berasal dari kantong pribadi Gubernur.

“Contohnya saat pembukaan dengan Tri Suaka, itu resmi dan tidak mahal. Untuk mendatangkan Wali Band, dananya saya keluarkan pribadi,” ujar Agustiar.

Meski digelar dengan biaya relatif kecil, ia menilai CFN memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku UMKM lokal. Pendapatan pedagang naik drastis selama kegiatan berlangsung. “Biasanya hanya dapat Rp300–400 ribu semalam, sekarang mereka bisa mengantongi Rp2 sampai Rp3 juta. Ini dampak langsung yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Agustiar juga menegaskan bahwa CFN bukan semata kegiatan hiburan, tetapi juga instrumen strategi ekonomi daerah. Kegiatan ini diarahkan untuk menahan laju belanja masyarakat yang selama ini banyak dihabiskan di luar daerah pada akhir pekan, seperti ke Banjarmasin atau kota sekitar.

“Selama ini uang kita banyak habis di Banjar atau daerah luar. Sekarang kita tarik orang datang ke Palangka Raya. Ini bukan soal panggung, tapi menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Pasang Iklan

Dalam penyelenggaraan CFN, Pemerintah Provinsi juga tidak melibatkan event organizer (EO). Semua dikerjakan secara swakelola demi efisiensi penggunaan anggaran publik. “Kalau pakai EO, uang sebesar itu hanya cukup untuk satu acara. Kalau swakelola, bisa tujuh kali kegiatan. Ini uang rakyat, harus kita efisienkan,” tegas Gubernur.

Selain mendorong ekonomi, CFN juga berfungsi sebagai ruang pelestarian budaya lokal. Agustiar menyebut kegiatan ini menjadi panggung terbuka bagi seni dan budaya Dayak serta komunitas kreatif daerah agar dapat tampil dan diapresiasi masyarakat luas.

“Kalau kita tidak menjaga budaya lokal, siapa lagi? CFN ini juga tempat untuk melestarikan nilai-nilai lokal di tengah derasnya arus digitalisasi,” kata Gubernur.

Ia menambahkan bahwa UMKM yang terlibat dalam CFN diprioritaskan bagi warga lokal pemilik KTP Kalteng. Namun, pedagang dari luar daerah tetap diberi kesempatan terbatas sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen menjaga harmoni nasional.

“Kita beri ruang untuk dari luar, tapi tetap kita prioritaskan warga sendiri. Ini wujud keberpihakan pada ekonomi lokal,” tutup Agustiar.

Penulis : Suhairi

Pasang Iklan

Editor Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran