website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Gubernur Kalteng Dorong Restocking untuk Pulihkan Ekosistem Perikanan

Restocking di Kawasan Wisata Waterfront Sungai Arut, Kelurahan Mendawai, Kabupaten Kobar. (IST)

INTIMNES.COM, KOTAWARINGIN BARAT – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perikanan di wilayah perairan umum. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (3/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyoroti pentingnya keseimbangan antara tingkat penangkapan ikan dan upaya pemulihan populasi. Ia menekankan bahwa tanpa pengelolaan yang tepat, tekanan aktivitas manusia berpotensi menurunkan ketersediaan sumber daya ikan di masa mendatang.

Agustiar menyatakan, Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi perairan besar sehingga memerlukan perhatian khusus dalam menjaga keberlanjutan ekosistemnya. Menurut dia, kebijakan restocking atau pelepasliaran benih ikan perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

“Penguatan ekosistem perikanan bukan hanya tentang menambah stok ikan, tetapi memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat yang bergantung pada perairan umum,” ujar Gubernur.

Pasang Iklan

Ia menambahkan, pemerintah daerah harus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam, terutama di kawasan yang memiliki tingkat pemanfaatan perikanan cukup tinggi.

Selain itu, kebijakan pemulihan ekosistem perikanan disebut menjadi bagian dari strategi peningkatan ketahanan pangan daerah. Menurut Agustiar, ketersediaan ikan adalah elemen penting untuk memenuhi asupan protein bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Gubernur juga mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dilakukan OPD terkait dalam mendukung keberlanjutan sumber daya ikan. Program restocking dinilainya sebagai langkah yang bersifat strategis, terutama di daerah tangkapan tradisional.

Dalam kunjungannya, Agustiar mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kualitas ekosistem perairan. Ia menyebut pengawasan, edukasi, dan pengendalian praktik penangkapan destruktif perlu mendapat perhatian bersama.

Menurutnya, keberlanjutan perikanan tidak hanya bertumpu pada restocking, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan berjalan efektif.

“Kita berharap stok ikan tetap terjaga dan kehidupan masyarakat pesisir serta bantaran sungai semakin baik,” tuturnya.

Pasang Iklan

Program tersebut diharapkan menjadi titik awal penerapan pengelolaan perikanan berbasis konservasi yang lebih kuat di Kabupaten Kotawaringin Barat dan wilayah lainnya di Kalimantan Tengah.

Penulis : Suhairi

Editor : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran