website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Gubernur Agustiar Sabran Warning Barito Timur Siap Sambut IKN

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil peran strategis dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pesan itu disampaikan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur, Selasa pagi, 5 Agustus 2025, di Halaman Kantor Bupati.

Dalam momentum tersebut, Gubernur menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendorong percepatan program pembangunan, khususnya di tingkat kabupaten/kota sebagai pelaksana utama kebijakan nasional.

Agustiar menilai keberhasilan program pusat tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi yang kuat dengan masyarakat sebagai subjek sekaligus penerima manfaat pembangunan.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Kalteng harus menjadi bagian penting dalam menyukseskan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan stunting, Sekolah Rakyat, dan penguatan koperasi rakyat. Semua itu bukan hanya program pusat, tapi kebutuhan masyarakat kita sendiri,” tegas Agustiar.

Pasang Iklan

Gubernur juga mengingatkan bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 merupakan target konkret yang memerlukan kesiapan sejak jauh hari, bukan hanya wacana seremonial dalam kegiatan pemerintah.

Menurutnya, penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadi fondasi penting untuk memastikan daerah tidak tertinggal pada era transformasi nasional.

“Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita di atas kertas. Itu target nyata. Maka kita harus siapkan pondasinya sekarang, dari desa, dari sekolah, dari rumah tangga,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi, Gubernur menyoroti urgensi ketahanan sosial dan budaya di tengah dinamika global yang penuh tantangan serta penetrasi nilai-nilai luar yang semakin cepat.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur fisik tanpa diimbangi penguatan karakter budaya akan melahirkan masyarakat yang rentan terhadap konflik dan degradasi sosial.

“Kita punya filosofi Huma Betang, semangat Lewu Hante, dan nilai manggatang utus. Inilah modal sosial kita untuk membangun masyarakat yang kuat, toleran, dan produktif,” tambahnya.

Pasang Iklan

Dalam konteks Barito Timur, Agustiar menilai posisi wilayah tersebut sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) sehingga berpotensi menjadi pusat pergerakan ekonomi dan mobilitas masyarakat pada masa mendatang.

Ia memperingatkan bahwa tanpa kesiapan sejak awal, daerah justru akan menjadi penonton di tengah arus pengembangan wilayah besar yang mengelilinginya.

“Barito Timur harus jadi wajah depan Kalimantan Tengah. Kalau tidak kita siapkan dari sekarang, kita hanya akan jadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya.

Untuk memperkuat pembangunan berbasis desa, Gubernur juga mengumumkan rencana peluncuran Program Huma Betang Sejahtera pada tahun 2026 sebagai upaya menghadirkan kolaborasi pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Mengakhiri sambutannya, Agustiar kembali mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan menyukseskan pembangunan menuju Kalteng yang Berkah, Maju, dan Bermartabat.

“Tahun 2045 tinggal dua dekade lagi. Apa yang kita kerjakan hari ini akan menentukan siapa kita besok. Mari kita bergerak bersama, demi masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran