INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong memperkokoh persatuan demi mewujudkan Indonesia Emas 2025. Pesan tersebut ia sampaikan dalam sambutan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kodam XII/Tambun Bungai di Palangka Raya, Senin (22/9/2025).
Agustiar menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan menjadi kunci dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Bumi Tambun Bungai. “Mari kita bergotong royong merangkul satu sama lain membentuk masyarakat yang rukun demi tercapainya Kalimantan makin berkah dan Indonesia Emas 2025,” ucapnya.
Ia menilai, Maulid Nabi bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, semangat kebersamaan yang diwariskan Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan teladan dalam kehidupan sosial di Kalteng.
Dalam kesempatan itu, Agustiar juga mendorong masyarakat Kalteng untuk mendukung penuh Asta Cita program Presiden. Menurutnya, keberhasilan program nasional tersebut akan membawa dampak besar bagi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita dorong Asta Cita program Presiden dan sukseskan bersama untuk kemajuan daerah pada umumnya serta memajukan Indonesia pada yang seharusnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TNI, Polri, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta memperkuat pembangunan. Kolaborasi ini diyakini mampu menciptakan situasi yang kondusif sehingga pembangunan bisa berjalan lancar.
Suasana peringatan Maulid berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jemaah, baik laki-laki maupun perempuan, dari berbagai kalangan. Hadir pula Wakil Gubernur Kalteng, Kajati, Kapolda, Kabinda, dan jajaran Forkopimda lainnya yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Acara ditutup dengan tausiyah dari Ustadz Abdul Latif, yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Tausiyah ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin bahwa kebersamaan dan keteladanan adalah kunci untuk membangun bangsa yang maju dan bermartabat.
Penulis Redha
Editor Andrian