INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, menilai dunia pendidikan vokasi perlu lebih adaptif terhadap perkembangan sektor pertanian modern. Ia mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng untuk membuka jurusan khusus mekanik dan operator alat berat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Menurut politisi Partai NasDem ini, pembukaan jurusan tersebut merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang terampil dan berdaya saing tinggi. “Kita ingin lulusan SMK tidak hanya siap bekerja, tapi juga mampu menjawab kebutuhan industri pertanian modern yang terus berkembang,” ujarnya, Senin (21/7/2025).
Bryan menilai, kehadiran jurusan mekanik dan operator alat berat akan memberikan peluang kerja baru bagi generasi muda Kalteng. Apalagi, permintaan tenaga ahli di bidang pengoperasian dan perawatan alat pertanian modern terus meningkat seiring transformasi teknologi di sektor ini.
“Dengan adanya jurusan ini, tenaga kerja lokal bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk mendukung pertanian modern di daerah,” tambahnya.
Ia mengingatkan, sektor pertanian kini tidak lagi bisa mengandalkan metode konvensional. Revolusi teknologi pertanian menuntut kesiapan sumber daya manusia yang memahami mesin, otomasi, hingga sistem digitalisasi pertanian.
“Perubahan zaman memaksa kita beradaptasi. Pendidikan vokasi harus menjadi garda depan dalam menyiapkan SDM yang mampu mengoperasikan dan memelihara alat-alat modern,” tegas Bryan.
Ia berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti usulan ini dengan kajian komprehensif, melibatkan dunia industri dan lembaga pendidikan agar kurikulum yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di Kalteng.
Editor: Andrian