website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Dishut Kalteng Perkuat Antisipasi Dini Karhutla di Kawasan Hutan

Kepala Bidang Perlindungan dan KSDAE Dishut Kalteng (batik hitam), Fritno, saat menyampaikan laporan pada Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Karhutla Tahun 2025. (Redha)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) menegaskan komitmennya dalam memperkuat langkah antisipasi dan pengendalian dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan lingkungan serta mendukung kebijakan Gubernur Kalteng dalam mempertahankan provinsi bebas kabut asap.

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dishut Kalteng, Fritno, mewakili Kepala Dinas Kehutanan Agustan Saining, menyampaikan laporan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Karhutla Wilayah Provinsi Kalteng Tahun 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis 16 Oktober 2025.

Dalam laporannya, Fritno menjelaskan bahwa Dishut Kalteng sejak awal tahun telah melakukan sejumlah langkah antisipatif menghadapi potensi karhutla. Antara lain melalui penerbitan surat edaran kepada seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi dan Lindung (KPHP/L), serta kepada pemegang izin usaha di bidang kehutanan.

“Langkah ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan semua pihak di lapangan agar karhutla bisa dicegah sejak dini,” ujarnya mewakili Kadishut Kalteng.

Pasang Iklan

Dishut telah menerbitkan tiga surat utama, yakni Surat Nomor 522/551/III/Dishut tanggal 19 Februari 2025 kepada KPHP/L se-Kalteng tentang peningkatan kewaspadaan, Surat Nomor 522/552/III.2/Dishut tanggal 19 Februari 2025 kepada pemegang izin pemanfaatan hutan dan perhutanan sosial, serta Surat Nomor 522/1648/III/Dishut tanggal 30 Juli 2025 tentang pengaktifan posko pencegahan karhutla di setiap wilayah kerja KPHP/L.

Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi antara masyarakat peduli api, aparat desa, dan petugas kehutanan, sekaligus mempercepat respons dalam deteksi dan pemadaman dini di lapangan.

Berdasarkan pantauan BMKG, sebaran asap di Kalimantan Tengah sempat terdeteksi pada 24 September 2025 di wilayah hulu Kabupaten Katingan, namun tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat kualitas udara di Kalteng berada pada kategori sedang sepanjang September 2025.

“Data tersebut menunjukkan efektivitas langkah pencegahan yang telah dijalankan. Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar provinsi kita tetap bebas kabut asap,” tutup Fritno.

Penulis: Redha
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran