INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA, SMK, dan SKH di Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun ajaran 2026/2027 dipastikan sepenuhnya berbasis digital.
Kebijakan itu dilakukan untuk memperkuat transparansi dan mempermudah pengawasan proses penerimaan siswa baru.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo mengatakan, seluruh tahapan penerimaan peserta didik tahun ini dilakukan secara online.
“Saya berharap tidak ada lagi proses manual karena seluruh sekolah di Kalimantan Tengah sudah terhubung internet,” ujarnya saat kegiatan Rapat Koordinasi Penyusunan Kalender Pendidikan dan Sosialisasi SPMB di Aula Berkah Disdik Kalteng, beberapa waktu lalu.
Reza menyampaikan, sistem daring membuat proses penerimaan siswa lebih terbuka karena data pendaftaran dapat dipantau secara langsung oleh dinas pendidikan.
Disdik Kalteng, kata dia, bisa melihat perkembangan jumlah pendaftar, grafik peminatan sekolah, hingga sisa kuota di masing-masing sekolah secara real time.
“Kalau ada sekolah yang minim peminat, kami bisa langsung berkoordinasi dengan camat atau pihak terkait untuk melakukan sosialisasi,” jelasnya.
Selain membahas SPMB, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyusunan kalender pendidikan tahun ajaran 2026/2027.
Reza menyebut, penggabungan dua agenda itu merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, terkait efisiensi kegiatan pemerintahan.
“Biasanya kegiatan dilakukan terpisah, sekarang digabung dalam satu rangkaian sesuai arahan bapak gubernur,” katanya.
Ia berharap penerapan sistem digital dan pengawasan yang lebih ketat dapat membuat pelaksanaan SPMB berjalan lebih bersih, adil, dan merata bagi seluruh masyarakat Kalteng.
Editor: Andrian