INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak pemerintah kabupaten/kota dan rumah sakit memperkuat kolaborasi untuk menyukseskan Program Bantuan Iuran dan Biaya Layanan Kesehatan Huma Betang Tahun 2026.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan penandatanganan kerja sama yang digelar di Aula Bakti Husada Dinkes Kalteng, Kamis, 12 Juni 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), program bantuan sosial terpadu Pemprov Kalteng yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pangan, dan bantuan tunai.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, mengatakan keberhasilan program kesehatan Huma Betang sangat bergantung pada dukungan seluruh pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memahami mekanisme pelaksanaan program ini sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Suyuti menilai, koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan rumah sakit akan mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat penerima manfaat.
“Kami ingin seluruh masyarakat yang berhak menerima bantuan benar-benar mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan. Karena itu, kerja sama semua pihak menjadi kunci keberhasilan program ini,” katanya.
Saat ini sebanyak 209 ribu kepala keluarga telah ditetapkan sebagai penerima manfaat KHBS. Melalui sektor kesehatan, mereka akan mendapatkan dukungan pembiayaan iuran jaminan kesehatan serta akses layanan kesehatan yang lebih luas.
Pemprov Kalteng berharap, program tersebut mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat pemerataan akses kesehatan hingga ke seluruh wilayah di Kalteng.
Editor: Andrian