INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara berhasil meraih peringkat pertama pada kategori Pengamat Pengairan dalam Lomba Pengamat dan Juru Pengairan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Swiss-Belhotel Danum, Palangka Raya, Senin (25/8/2025). (29 Agustus 2025)
Lomba ini diselenggarakan oleh Dinas PUPR Provinsi Kalteng dan diikuti perwakilan terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Kalteng yang telah melewati tahap seleksi pada 11 Agustus 2025.
Dewan juri berasal dari lintas instansi, termasuk Dinas PUPR Kalteng, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalteng, serta Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.T.P., menekankan pentingnya peran pengamat dan juru pengairan dalam mendukung sektor pertanian di Kalimantan Tengah.
“Pengamat dan juru pengairan memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan air di lahan pertanian. Dengan sistem irigasi yang terkelola baik, produktivitas pangan dapat meningkat dan Kalteng mampu menjadi penopang Ibu Kota Nusantara sebagai lumbung pangan nasional,” kata Juni Gultom, Kamis (28/8/2025).
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas capaian timnya.
“Selamat kepada Tim Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Barito Utara atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga capaian ini memacu semangat para pengamat dan juru pengairan untuk terus bekerja lebih baik,” ungkap Iman Topik.
Ia menambahkan, pengelolaan dan pemeliharaan irigasi yang baik tidak hanya menjamin ketersediaan air, tetapi juga menjaga kesuburan lahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dari dua perwakilan yang dikirim, Pengamat Pengairan Kecamatan Gunung Timang berhasil meraih juara pertama, sementara Pengamat Pengairan Kecamatan Teweh Selatan menempati peringkat kelima. Pengamat Pengairan yang meraih juara I ini akan mewakili Kalimantan Tengah pada lomba tingkat nasional.
(Shp/Maulana Kawit)
Penulis: Redha
Editor: Andrian