INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Sebuah kafe di kawasan Wisata Kelapa Tindan, Jalan Pasir Putih, Gang Kelapa Tindan, Desa Kapitan, Kecamatan Kumai, dilalap si jago merah pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 22.20 WIB.
Kebakaran yang terjadi saat malam hari itu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah setelah melihat kobaran api membesar dari bangunan kafe.
Laporan mengenai kebakaran segera diterima Pos Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat. Regu III yang sedang berjaga langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa armada dan peralatan pemadaman.
Hanya delapan menit setelah laporan diterima, petugas tiba di lokasi. Saat itu api sudah membakar bagian atas bangunan sehingga petugas harus bergerak cepat untuk mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di kawasan wisata tersebut.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan dukungan warga yang ikut membantu. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih 90 menit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan respons cepat petugas menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menjalar ke bangunan lain. Penanganan berlangsung sekitar satu setengah jam hingga kondisi benar-benar aman,” kata Dwi Agus Suhartono.
Berdasarkan hasil pendataan sementara dan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api pertama kali terlihat dari bagian atas bangunan sebelum dengan cepat membesar.
Meski bangunan kafe mengalami kerusakan akibat kebakaran, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Dalam operasi pemadaman, Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu unit kendaraan operasional Triton, dan satu unit pompa portabel. Penanganan juga dibantu personel BPBD, PMI, Balakar Kumai, Polsek Kumai, serta Tim Reaksi Cepat RAPI.
Dwi Agus Suhartono mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik tempat usaha, agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan seluruh jaringan dalam kondisi aman. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat meminimalkan risiko kebakaran akibat korsleting listrik.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian