INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Suasana di kawasan Dermaga Haji Asdar, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, mendadak geger setelah seorang pemuda diduga mengalami gangguan psikis nekat melompat ke sungai, Minggu (5/7/2026) sore. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan warga dan nelayan yang berada di sekitar lokasi.
Aksi nekat tersebut sontak mengundang perhatian warga. Sejumlah orang yang berada di dermaga berteriak meminta pertolongan ketika melihat korban tercebur ke sungai dengan arus yang cukup deras.
Tak lama kemudian, tubuh korban tersangkut pada sebuah klotok milik nelayan yang sedang melintas. Momen itu dimanfaatkan warga untuk mengevakuasi korban sebelum akhirnya dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kumai.
Salah seorang warga Kumai, Idris, mengatakan korban berhasil diselamatkan setelah tersangkut di klotok nelayan. Ia juga sempat mengunggah informasi tersebut untuk mencari keluarga maupun kerabat yang mengenal pemuda itu.
“Dia loncat di Dermaga Haji Asdar. Sekarang sudah diselamatkan dan dibawa ke TPI. Tadi tersangkut di klotok nelayan sehingga bisa langsung dievakuasi,” ujar Idris.
Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Pos Kumai, Letda Pom S. Listyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan, anggotanya bersama warga langsung membantu menangani korban.
Menurut Listyo, saat ditemukan korban tidak membawa identitas diri. Korban juga terlihat linglung sehingga sulit memberikan keterangan mengenai jati dirinya maupun asal-usulnya.
“Karena anaknya agak linglung, jawabannya tidak jelas. Identitas juga tidak ada. Dari pengakuannya hanya mengaku berasal dari Kalimantan Barat,” jelasnya.
Korban selanjutnya diserahkan kepada personel Polsek Kumai untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pihak keluarga diketahui sudah dalam perjalanan menuju Polsek Kumai untuk menjemput pemuda tersebut.
Peristiwa yang sempat menghebohkan warga itu berakhir tanpa korban jiwa. Berkat kesigapan nelayan, masyarakat, dan aparat, korban berhasil diselamatkan sehingga kini dapat berkumpul kembali dengan keluarganya setelah proses penanganan selesai.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian