INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Pemkab Barito Utara terus memperkuat sinergi antara kebijakan daerah dan agenda pembangunan nasional. Hal ini ditegaskan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat meninjau Dapur Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Melayu, Rabu, 15 Oktober 2025, sebagai simbol dukungan terhadap program Presiden.
Shalahuddin menekankan bahwa implementasi MBG di Barito Utara menjadi bagian integral dari misi pembangunan daerah yang tertuang dalam tujuh misi dan sebelas program unggulan.
“Kami telah merumuskan dan menyelaraskan langkah-langkah melalui misi yang telah ditetapkan, yaitu untuk mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ujar Bupati.
Menurutnya, program MBG yang telah menjangkau sekitar 20 juta penerima manfaat secara nasional menjadi bukti nyata investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Misi daerah ini sepenuhnya selaras dengan program-program nasional dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Ini menunjukkan komitmen kami untuk mengembangkan SDM berkualitas dan mendukung keberlanjutan pembangunan,” tambah Shalahuddin.
Dalam kunjungan itu, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Barito Utara untuk mendorong pembangunan infrastruktur dan perekonomian yang merata, mengelola sumber daya alam secara adil, serta melaksanakan pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Selain itu, kami juga berupaya melestarikan budaya lokal, serta memberdayakan seluruh lapisan masyarakat secara inklusif dan berkeadilan,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan dukungan nyata terhadap program nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diterapkan di Barito Utara selaras dengan target pembangunan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Shalahuddin menambahkan, sinergi antara program nasional dan daerah bukan sekadar formalitas, tetapi juga sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas hidup generasi muda di Barito Utara.
“Dengan program MBG, kami tidak hanya memastikan pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memperkuat pondasi pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.
Acara peninjauan di Dapur MBG ini dihadiri oleh jajaran OPD, tokoh masyarakat, serta pendamping lapangan yang mendukung implementasi program, menandai awal langkah konkret pemerintah daerah dalam menjalankan misi pembangunan yang selaras dengan pemerintah pusat.
SPH / Maulana Kawit