INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Empat pelajar Indonesia mencuri perhatian dunia setelah berhasil mengungkap celah keamanan dalam sistem digital milik NASA. Atas temuan tersebut, mereka diganjar penghargaan internasional pada April 2026.
Keempat pelajar itu adalah Rehan (17) dari SMAN 8 Pinrang, Lindan Tri Saputra dan Vanda Dwi Aprilianto dari SMKN 1 Susukan Banjarnegara, serta Firoos Ghathfaan Ramadhan (14) dari SMP IT Al-Alamy Subang. Mereka berpartisipasi melalui program resmi Vulnerability Disclosure Program (VDP), yang memungkinkan publik menguji keamanan sistem NASA secara legal.
Lindan dan Vanda mengaku menggunakan teknik pencarian khusus untuk menemukan data sensitif tanpa harus meretas sistem. Keduanya mempelajari kemampuan tersebut secara otodidak sejak 2021.
“Saya penasaran dengan dunia penetration testing dan bug bounty. Kami menggunakan teknik yang disebut Google Dorking,” ujar Lindan.
Dengan teknik itu, mereka mampu mengidentifikasi dokumen yang tidak sengaja terbuka di mesin pencari.
“Tanpa perlu masuk ke sistem admin, kami bisa menemukan data sensitif yang seharusnya tidak terpublikasi,” tambahnya.
Vanda menegaskan bahwa aktivitas tersebut dilakukan secara legal melalui platform pengujian keamanan global seperti Bugcrowd.
“Perusahaan di seluruh dunia mendaftarkan sistem mereka untuk diuji. Jika temuan valid, kami mendapatkan apresiasi. Di NASA, kami mendapat sertifikat penghargaan,” jelasnya.
Sementara itu, Firoos menggunakan pendekatan berbeda melalui metode Open Source Intelligence (OSINT). Ia menelusuri tautan tidak aktif yang berpotensi disalahgunakan, lalu menyusun laporan lengkap mengenai risiko pengambilalihan akun.
Temuan Firoos mendapat validasi langsung dari pejabat keamanan NASA, yang mengapresiasi ketelitian dan kelengkapan analisisnya.
Di sisi lain, Rehan dari Pinrang juga mencatat prestasi membanggakan dengan masuk dalam daftar Hall of Fame NASA setelah berhasil mengidentifikasi celah keamanan dalam sistem lembaga tersebut.
Keberhasilan para pelajar ini menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level global, khususnya di bidang keamanan siber. Temuan mereka tidak hanya membanggakan, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat sistem digital lembaga penting dunia.
Editor: Andrian