website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Arahan Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla Kalteng, Danlanud Iskandar: Kami Siap Bergerak

Presiden Prabowo saat mengunjungi Kalteng. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Arahan itu langsung direspons jajaran Lanud Iskandar dengan kesiapan mengerahkan personel bersama petugas lainnya di lapangan.

Komandan Lanud (Danlanud) Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat, koordinasi dan keterlibatan seluruh unsur. Menurutnya, arahan Presiden menjadi penegasan agar setiap kekuatan yang tersedia dimaksimalkan untuk mengendalikan kebakaran.

Arahan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026). Presiden menerima laporan mengenai kondisi karhutla sekaligus meminta operasi penanganan diperkuat, baik melalui jalur darat maupun udara.

“Kami kerahkan anggota bersama petugas lainnya untuk membantu penanganan karhutla. Semua unsur harus bergerak bersama dan saling mendukung agar api bisa segera dikendalikan,” tegas Nugroho, Senin (24/8/2026).

Pasang Iklan

Nugroho menegaskan jajaran Lanud Iskandar siap berada di lapangan bersama unsur terkait. Personel akan bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD dan petugas lainnya dalam mendukung upaya pemadaman serta penanganan titik-titik kebakaran.

Selain kekuatan personel, Presiden juga meminta dukungan operasi udara diperkuat. Tambahan helikopter water bombing disiapkan untuk membantu pemadaman, terutama di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Penguatan operasi juga dilakukan dari sisi darat. Mobil pemadam, pompa, pipa-pipa air hingga mesin bor disiapkan untuk memperkuat pasokan air selama proses pemadaman berlangsung.

Perhatian khusus diberikan terhadap lahan gambut. Api di kawasan gambut dapat bertahan di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan pembasahan dan suplai air yang memadai untuk memastikan bara benar-benar padam.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Kalimantan Tengah periode 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 tercatat mencapai 7.634,46 hektare. Kondisi tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah meski angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan sejumlah tahun sebelumnya.

Nugroho memastikan jajaran Lanud Iskandar akan terus mendukung arahan Presiden dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak di lapangan. “Kami siap bergerak bersama. Yang terpenting bagaimana api segera dikendalikan, tidak meluas, dan masyarakat serta lingkungan dapat terlindungi,” pungkasnya.

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!