website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Demokrasi Damai

Gubernur Agustiar Sabran saat meninjau PSU di Barito Utara. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Ajakan ini disampaikan pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rabu, 6 Agustus 2025.

Agustiar menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak terjebak pada konflik masa lalu yang justru dapat menghambat pembangunan daerah. “Siapapun yang terpilih, mari kita terima dengan ikhlas. Jangan bicara ke belakang terus, tidak akan habis waktunya kalau kita terus menoleh ke masa lalu,” ujarnya.

Gubernur hadir meninjau langsung pelaksanaan PSU sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi memastikan proses demokrasi berjalan sesuai konstitusi dan menjunjung tinggi kehendak rakyat.

“Kami datang langsung untuk memastikan semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Ini bukan hanya soal pemilu ulang, tapi bagaimana kita menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi,” ungkap Agustiar.

Pasang Iklan

Pelaksanaan PSU di Barito Utara berlangsung aman dan tertib. Rata-rata waktu tunggu di TPS sekitar 30 menit, dan pemilih tetap dilayani meskipun melewati batas waktu pukul 13.00 WIB, selama mereka telah terdaftar.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur meninjau tiga TPS utama. TPS 22 berada di halaman Kantor Bapperida, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, dengan jumlah pemilih terdaftar 501 orang.

Selanjutnya, TPS 7 berada di halaman Kantor Disdukcapil, Kelurahan Melayu, dengan jumlah pemilih 549 orang. TPS 6 berada di halaman SMA Negeri 2 Jingah, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, dengan jumlah pemilih sebanyak 551 orang.

Kunjungan Gubernur didampingi Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, jajaran Forkopimda, Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung, serta Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan.

Agustiar juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh elemen masyarakat agar demokrasi tidak diwarnai paksaan, tekanan, maupun ujaran kebencian.

“Gunakan hak pilih sesuai hati nurani, tanpa tekanan. Jangan ada intimidasi. Demokrasi harus jadi ajang persatuan, bukan perpecahan,” tegasnya.

Pasang Iklan

Di tengah proses yang panjang dan melelahkan, Gubernur mengajak masyarakat untuk menatap ke depan dan fokus membangun Barito Utara.

Menurut Agustiar, PSU bukan sekadar formalitas, tetapi momentum menjaga kepercayaan masyarakat terhadap jalannya demokrasi di daerah.

“Mari kita sambut hasil PSU ini dengan hati lapang dan semangat membangun bersama. Karena pada akhirnya, yang menang adalah rakyat,” tutupnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran