INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA –
Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pengurus koperasi agar pengelolaan Koperasi Merah Putih dapat berjalan profesional dan berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan bagi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih se-Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (26/9).
Agustiar mengatakan koperasi bukan sekadar wadah ekonomi, tetapi instrumen strategis untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Ia menegaskan kapasitas SDM pengurus koperasi harus terus ditingkatkan agar mampu menjalankan manajemen usaha secara efektif dan akuntabel.
“Pelatihan ini menjadi momentum untuk melahirkan pengurus koperasi yang andal, berintegritas, dan inovatif,” ujarnya.
Menurut Gubernur, para pengurus perlu memahami manajemen koperasi, tata kelola keuangan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha.
Ia mengatakan penguatan koperasi desa merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan yang terus didorong pemerintah provinsi.
Dengan pengelolaan yang tepat, koperasi diyakini dapat menjadi pilar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru di desa.
Agustiar juga mengingatkan bahwa pengurus koperasi tidak hanya berfokus pada aspek usaha, namun tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan dalam menjalankan organisasi.
Ia menegaskan semangat gotong royong dan Falsafah Huma Betang harus menjadi landasan utama dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih.
“Dari nilai-nilai itu, kebersamaan dan kemandirian ekonomi masyarakat dapat tumbuh,” katanya.
Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi, fasilitasi, maupun pembinaan kepada koperasi desa.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada tataran teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik tata kelola koperasi di lapangan.
Agustiar meyakini, dengan peningkatan kapasitas pengurus, koperasi akan bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang kuat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia mengajak seluruh peserta pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar dan memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat.
“Dengan SDM yang unggul, koperasi akan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya mengakhiri sambutan.
Penulis: Redha | Editor: Andrian