INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Wakil Bupati Katingan Firdaus meninjau program rehap rumah tidak layak huni di Desa Asem Kumbang, Kecamatan Kamipang, Sabtu (9/8/2025) Kamaren.
Kunjungan ini didampingi Camat Kamipang Ade Irwan, Kepala Desa Asem Kumbang, serta tim teknis dari Dinas Perkimtan.
Firdaus mengatakan pihaknya ingin memastikan kondisi rumah yang akan mendapat bantuan rehap sesuai dengan kriteria. Menurutnya, survei langsung ke lapangan penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Mudah-mudahan bantuan rehap ini bisa terselenggara secepatnya, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujar Firdaus kepada wartawan usai peninjauan.
Ia menjelaskan, tim teknis dari Dinas Perkimtan turut dibawa untuk melakukan survei detail. Hasil survei itu nantinya akan menjadi dasar perencanaan agar proses rehap bisa cepat terlaksana.
Firdaus menegaskan pihak kecamatan telah menunjukkan rumah-rumah yang dinilai layak menerima bantuan. Ia berharap proses seleksi dilakukan secara ketat agar tidak ada kesalahan sasaran.
“Sehingga nanti tidak salah sasaran, bahwa memang betul-betul rumah yang layak untuk mendapatkan bantuan rumah tersebut,” jelasnya.
Berdasarkan peninjauan, Firdaus mengungkapkan banyak rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Ada yang hanya ditutupi terpal dan benar-benar tidak layak dihuni, sehingga menjadi prioritas untuk direhab.
Untuk tahap awal, Pemkab Katingan merencanakan rehap 5 rumah di Desa Asem Kumbang. Namun, jumlah itu bisa bertambah jika anggaran memungkinkan.
“Nanti teknis yang lebih tahu, kalau dari sisi anggaran memungkinkan, bisa ditambah,” ucap Firdaus.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, nilai bantuan rehap satu unit rumah mencapai Rp20 juta dalam bentuk barang.
“Untuk pengerjaannya, sebesar Rp2,5 juta diberikan untuk biaya tukang,” pungkasnya.
Editor : Maulana Kawit