website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Usai Video Viral di Sampit, Disdik Kalteng Wacanakan CCTV di Seluruh Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana memperkuat sistem pengawasan di sekolah melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di lingkungan pendidikan.

Langkah itu disiapkan setelah beredarnya video yang menampilkan sepasang pelajar diduga berciuman di dalam ruang kelas dan viral di media sosial.

Video berdurasi sekitar 10 detik tersebut menghebohkan warga Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam beberapa hari terakhir.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pelajar laki-laki dan perempuan berada di dalam kelas serta memperlihatkan adegan yang dinilai tidak pantas dilakukan di lingkungan sekolah.

Pasang Iklan

Video itu diduga direkam secara diam-diam oleh siswa lain menggunakan telepon seluler sebelum akhirnya tersebar luas dan menjadi perbincangan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo mengatakan, pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu langkah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan tertib.

“Kami akan mencoba mengusulkan agar setiap sekolah dapat dipantau melalui CCTV, sehingga dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib di lingkungan sekolah. Dengan adanya pemantauan tersebut, setidaknya hal-hal seperti ini dapat diminimalisir,” ujarnya.

Meski demikian, Reza menegaskan pengawasan melalui CCTV bukan satu-satunya solusi untuk mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan sekolah.

Ia menyebut pembinaan karakter, etika, dan sopan santun tetap menjadi fokus utama yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Dari sisi karakter dan mindset, itu yang akan terus kami tingkatkan dan benahi. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar upaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas sekaligus membentuk peserta didik yang beradab, beretika, dan menjunjung sopan santun dapat benar-benar terwujud,” katanya.

Pasang Iklan

Reza menilai, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Dinas Pendidikan Kalteng juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal pembangunan pendidikan di Kalteng agar melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung nilai-nilai Huma Betang serta Belom Bahadat.

“Sekali lagi kami memohon maaf dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan pendidikan. Karena keberhasilan pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!