website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Seruyan Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla, Dana BTT Rp20 Miliar Disiapkan untuk Penanganan

Rapat evaluasi di Aula BPBD Seruyan. (ASY)

Logo Pemkab SeruyanINTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah daerah mengevaluasi perkembangan penanganan karhutla bersama sejumlah instansi terkait, Kamis (29/10/2026).

Rapat evaluasi yang berlangsung di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan itu dipimpin Wakil Bupati Seruyan. Salah satu pertimbangan utama perpanjangan status tersebut adalah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung pemulihan situasi di wilayah rawan kebakaran.

Meski hujan mulai mengguyur sejumlah kawasan dan jumlah titik api mengalami penurunan, pemerintah menilai ancaman karhutla belum sepenuhnya berakhir. Kondisi tersebut terutama menjadi perhatian di wilayah yang memiliki hamparan lahan gambut.

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang masa tanggap darurat merupakan hasil kesepakatan setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari peserta rapat.

Pasang Iklan

“Berdasarkan berbagai pertimbangan serta masukan dari seluruh peserta rapat, kita sepakat untuk memperpanjang status tanggap darurat,” ujarnya.

Paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut menjadi dasar pertimbangan. Curah hujan di Kabupaten Seruyan dilaporkan belum merata, sementara potensi kondisi kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga akhir November 2026.

Karakteristik lahan gambut juga menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kebakaran. Hujan yang turun di permukaan belum tentu mampu memadamkan bara api yang masih tersimpan di lapisan bawah tanah.

Wakil Bupati menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar penanganan karhutla tidak dilakukan secara terburu-buru hanya karena intensitas hujan mulai meningkat.

“Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mengambil keputusan,” tambahnya.

Dari sisi dukungan anggaran, Pemkab Seruyan memperoleh bantuan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut disiapkan untuk mendukung operasional penanganan, pencegahan, serta pemadaman kebakaran di lapangan.

Pasang Iklan

Perpanjangan status tanggap darurat ini juga melibatkan koordinasi lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, BPBD hingga BMKG. Sinergi antarlembaga diperlukan untuk memperkuat upaya pengendalian kebakaran selama kondisi rawan masih berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Seruyan turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Warga diminta tetap waspada dan berpartisipasi dalam mencegah munculnya titik api baru hingga status tanggap darurat dinyatakan berakhir.

Penulis: Ahmad
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!