INTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Handep Hapakat, Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan yang dibuka Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda itu menyediakan 300 paket sembako dengan harga Rp115.000 per paket.
Program tersebut merupakan kolaborasi Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah hulu memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Wilayah hulu Seruyan menghadapi tantangan distribusi barang akibat kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi. Situasi tersebut turut memengaruhi biaya logistik dan harga kebutuhan pokok yang harus dibayar masyarakat.
Perwakilan DAD Kabupaten Seruyan, Citra Yudha, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu bentuk kerja sama lembaga adat dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, peran DAD tidak terbatas pada pelestarian adat dan budaya, tetapi juga dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap program yang menyentuh kebutuhan warga.
“DAD tidak hanya berperan dalam melestarikan budaya, tetapi berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Citra.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap GPM dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga di wilayah hulu.
Selain melalui program pangan murah, Ahmad menyebut pembangunan infrastruktur jalan darat menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, akses jalan yang memadai diperlukan untuk memperlancar distribusi barang dan menekan biaya transportasi.
Ia juga menilai infrastruktur yang lebih baik dapat membuka akses pemasaran bagi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat, sehingga berpotensi mendorong kegiatan ekonomi di wilayah hulu.
“Ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ahmad turut mengajak tokoh adat, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, dan seluruh elemen warga untuk terlibat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi berbagai pihak diperlukan agar program pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerap aspirasi warga mengenai kebutuhan mendesak di wilayah hulu. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi masyarakat.
Penulis: Ahmad
Editor: Andrian