INTIMNEWS.COM, KAPUAS – Dua pemuda yang sempat dilaporkan hilang saat berburu di hutan Desa Bagugus, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan selamat, Kamis, 4 Juni 2026 malam.
Kedua korban diketahui bernama Aditya Pranata (20) dan Arya Soma (20), warga Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.
Sebelumnya, keduanya masuk ke kawasan hutan untuk berburu pada Rabu, 3 Juni 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Namun hingga malam hari mereka tidak kunjung pulang.
Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi belum menemukan keberadaan keduanya sehingga bantuan SAR kemudian diminta.
Operasi pencarian mulai menunjukkan hasil setelah Posko SAR menerima informasi dari keluarga mengenai dugaan titik keberadaan korban yang berjarak sekitar 18 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang.
Mendapat informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Pada pukul 20.41 WIB, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan hutan.
Aditya Pranata menjadi korban pertama yang berhasil dievakuasi dan tiba di Posko SAR Gabungan sekitar pukul 22.18 WIB. Setelah diperiksa dan dipastikan dalam kondisi baik, ia langsung diserahkan kepada keluarganya.
Sementara Arya Soma baru berhasil dievakuasi ke posko pada Jumat dini hari, 5 Juni 2026 sekitar pukul 00.48 WIB.
Arya ditemukan mengalami luka ringan di bagian kaki serta gejala hipotermia. Setelah mendapat penanganan awal dari tim rescue SAR Palangka Raya, ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Kalawa Atei untuk perawatan lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan operasi pencarian resmi ditutup setelah seluruh korban ditemukan.
“Seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang ikut membantu proses pencarian,” ujarnya, Jumat, 5 Juni 2026.
Operasi SAR tersebut melibatkan Tim Rescue SAR Palangka Raya, Pospol Bagugus Polsek Mantangai, aparat desa, keluarga korban, dan masyarakat setempat.
Editor: Andrian