INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, memberikan apresiasi tinggi kepada Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) atas kontribusinya dalam membangun umat dan daerah. Organisasi perempuan NU itu dinilai berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai sosial, moral, dan spiritual di tengah masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) IX Muslimat NU Barito Utara untuk periode 1447 H/2025 M, yang digelar di Muara Teweh, Kamis (2/10/2025).
Dalam sambutannya, Muhlis yang mewakili Penjabat (Pj.) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Muslimat NU dan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia.
“Konferensi ini merupakan wadah strategis bagi Muslimat NU untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam pembangunan. Pemerintah daerah sangat menghargai kiprah ibu-ibu Muslimat NU yang konsisten membina keluarga, memperkuat solidaritas sosial, dan memberdayakan perempuan,” ujar Muhlis.
Menurutnya, kontribusi Muslimat NU tidak hanya terlihat dalam lingkup keagamaan, tetapi juga pada aspek sosial dan kemasyarakatan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat Barito Utara.
“Peran ibu-ibu Muslimat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tambahnya.
Muhlis juga menyoroti semangat gotong royong dan keikhlasan yang menjadi ciri khas perjuangan Muslimat NU. Ia menilai nilai-nilai tersebut sangat relevan di tengah tantangan pembangunan saat ini, yang menuntut partisipasi aktif masyarakat dari berbagai lapisan.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong yang diusung Muslimat NU adalah contoh nyata partisipasi masyarakat yang pemerintah harapkan. Kami dari Pemkab Barito Utara tentu mendukung penuh setiap langkah organisasi untuk terus berkiprah dan berkembang,” tuturnya.
Selain itu, Muhlis menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki peran strategis sebagai benteng moralitas dan penjaga akidah umat, khususnya di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan sosial yang cepat.
“Muslimat NU telah membuktikan diri sebagai pelindung moral dan penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah Annahdliyah. Ini sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia,” jelasnya.
Ia berharap, Konfercab IX Muslimat NU Barito Utara dapat menghasilkan keputusan dan program kerja yang inovatif serta mampu menjawab tantangan zaman. Dengan begitu, organisasi ini bisa semakin berdaya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Forum musyawarah ini hendaknya menjadi ruang untuk melahirkan pemimpin yang visioner dan program kerja yang nyata, agar Muslimat NU Barito Utara semakin maju, berdaya, dan bermanfaat luas bagi umat serta bangsa,” ujar Muhlis menegaskan.
Di akhir sambutannya, Muhlis mengajak seluruh pengurus dan anggota Muslimat NU untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan berbasis nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.
“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Muslimat NU, kita optimistis Barito Utara akan tumbuh menjadi daerah yang religius, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Saleh
Editor : Maulana Kawit