INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara terus melakukan inovasi pelayanan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi pasien.
Salah satu inovasi yang diimplementasikan adalah layanan antrean online melalui Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fitur ini memberikan kemudahan bagi peserta JKN untuk mengambil nomor antrean tanpa harus datang langsung ke loket pendaftaran.
Setibanya di pintu utama RSUD, pengunjung akan disambut oleh petugas keamanan yang siap memberikan arahan serta informasi melalui Loket Informasi dan Portal Informasi JKN (PIN).
Manajemen RSUD juga menghadirkan Duta Mobile JKN yang bertugas membantu peserta dalam memahami dan menggunakan aplikasi Mobile JKN dengan optimal.
Tri Resdina, Duta Mobile JKN RSUD Muara Teweh, menjelaskan bahwa fitur antrean online sangat membantu peserta JKN dalam proses pendaftaran.
“Dengan fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN, pasien dapat dengan mudah mengambil nomor antrean melalui ponsel tanpa harus antre secara fisik,” kata Tri, Kamis (22/5/2025).
Ia menambahkan, keberadaan fitur ini mulai familiar dan diminati oleh para peserta JKN yang berobat di RSUD Muara Teweh.
“Banyak peserta yang baru pertama kali menggunakan fitur antrean online dan merasa sangat terbantu,” ujarnya.
Selain mempermudah proses pendaftaran, layanan digital ini juga mengurangi kerumunan di area pendaftaran sehingga membantu menjaga protokol kesehatan.
Penerapan layanan digital merupakan bagian dari upaya RSUD Muara Teweh untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan ramah pasien.
Manajemen RSUD berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi teknologi dalam pelayanan guna meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.
Ke depan, RSUD Muara Teweh berencana menambah fitur digital lain untuk mendukung proses pelayanan medis dan administrasi secara lebih optimal.
Melalui langkah ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara dapat semakin maju dan berdaya saing sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. (Shp/Maulana Kawit)