INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah bertindak cepat mengevakuasi sarang tawon Vespa berukuran besar. Sarang yang dinilai membahayakan tersebut ditemukan bersarang di lingkungan kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalteng, pada Kamis (14/8/2025).
Evakuasi ini dilakukan menyusul adanya kekhawatiran dari pihak dinas terkait mengenai potensi bahaya yang mengancam keselamatan pegawai dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar area kantor.
Informasi keberadaan sarang tawon berbahaya tersebut pertama kali diterima oleh BPBD dari Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, Misnawatie Ruji, yang segera meminta bantuan penanganan darurat.
“Kami khawatir keberadaan sarang tawon ini membahayakan keselamatan pegawai dan aktivitas di kantor,” kata Misnawatie, menjelaskan alasan permintaan penanganan cepat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Bidang Kebakaran dan Pengendalian Operasi BPBPK Kalteng, Kibue, segera memerintahkan tim evakuasi untuk bergerak cepat menuju lokasi.
“Keselamatan pegawai dan masyarakat menjadi prioritas, sehingga evakuasi harus segera dilakukan,” ujar Kibue, menekankan urgensi dari operasi tersebut.
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melakukan pengamatan awal yang detail sebelum memulai pelaksanaan evakuasi teknis.
Proses pemindahan atau pemusnahan sarang tawon ini sengaja dilakukan pada malam hari. Pemilihan waktu ini bertujuan untuk meminimalisir risiko serangan tawon yang cenderung lebih aktif pada siang hari.
Seluruh personel yang bertugas dipastikan telah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, termasuk baju anti-tawon khusus dan peralatan evakuasi standar keamanan.
“Kami pastikan tim bekerja dengan aman sebelum eksekusi,” ujar salah satu petugas di lapangan, menggarisbawahi pentingnya prosedur keselamatan petugas.
Evakuasi sarang dilakukan dengan metode pembakaran terkontrol menggunakan api. Proses pemusnahan ini berlangsung relatif singkat, sekitar 15 menit, hingga sarang tawon tersebut berhasil dilumpuhkan dan dimusnahkan seluruhnya.
“Evakuasi berjalan lancar dan kondisi sudah aman,” tegas petugas setelah operasi selesai, mengonfirmasi keberhasilan penanganan di lokasi.
Menyikapi insiden ini, BPBD Provinsi Kalteng kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri. Hal ini mengingat risiko serangan tawon Vespa yang dikenal sangat tinggi dan berpotensi mematikan.
“Jika menemukan sarang tawon berbahaya, segera laporkan kepada kami agar dapat ditangani dengan prosedur yang tepat,” pungkas Kibue, mengingatkan masyarakat untuk menghubungi pihak berwenang.
Penulis : Suhairi
Editor : Maulana Kawit