INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Fraksi Partai Nasdem menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Katingan tahun anggaran 2024. Juru Bicara Fraksi Partai Nasdem, Winda Natalia, menyebut realisasi PAD belum menunjukkan progres yang signifikan dan masih jauh dari target yang ditetapkan.
Dalam penyampaiannya, Winda mengungkapkan bahwa PAD yang berhasil dihimpun Pemkab Katingan sebesar Rp68.168.667.171,46. Angka tersebut hanya 57,79 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp117.959.495.534. “Realisasi PAD ini belum maksimal dan belum menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Winda, pada Selasa 22 Juli 2025.
Menurutnya, rendahnya capaian PAD menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Winda menyarankan agar Pemkab Katingan mampu berinovasi dalam mencari sumber-sumber pendapatan baru demi kemandirian fiskal daerah.
Dia menambahkan, selama ini PAD Katingan cenderung stagnan karena masih bergantung pada sektor-sektor lama. “Sudah saatnya menggali potensi baru, seperti sektor wisata, pertanian modern, maupun pengelolaan aset daerah,” imbuhnya.
Nasdem juga menilai perlunya program yang mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dengan pendapatan daerah yang lebih baik, pembangunan dan pelayanan publik bisa berjalan lebih maksimal.
“Kami berharap pemerintah mampu menyusun program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Katingan,” ucap Winda.
Selain itu, Nasdem mendorong evaluasi kinerja perangkat daerah yang bertugas dalam sektor pendapatan. Winda menyebut pentingnya sinergi antar OPD agar upaya peningkatan PAD bisa lebih terarah dan efisien.
“Kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan. Tanpa itu, peningkatan PAD hanya jadi wacana,” tutupnya.
Editor: Andrian