website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pro-Kontra Penertiban Pedagang di Sekitar Pasar Keramat Kotim

Satpol-PP Kotawaringin Timur waktu melakukan penertiban pedagang di pasar tradisional Keramat. (Okt)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Penertiban pedagang yang berjualan di Jalan Suka Bumi, kawasan Pasar Tradisional Keramat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menuai beragam tanggapan dari para pedagang.

Sebagian pedagang yang berjualan di dalam pasar, khususnya di area pasar ikan, menyambut baik kebijakan ini. Mereka merasa penertiban akan menghidupkan kembali aktivitas jual beli di dalam pasar yang selama ini sepi pembeli.

“Dengan ditertibkannya pedagang di luar, pasar Keramat bisa kembali hidup seperti dulu. Selama ini kami yang di dalam seperti pasar mati karena sepi. Saya harap bukan hanya pedagang di Jalan Suka Bumi, tapi juga di Jalan Cristopel Mihing seperti pedagang ayam juga ditertibkan,” ujar Lia, pedagang ikan di Pasar Keramat, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Namun, tidak semua pihak merasa diuntungkan. Beberapa pedagang yang ditertibkan, khususnya di Jalan Suka Bumi, mengaku merugi.

Pasang Iklan

“Kami merasa cukup dirugikan. Bangunan yang sudah lama berdiri harus dibongkar. Belum lagi pelanggan yang sudah terbiasa belanja di sini bisa saja hilang,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, masyarakat Kotim secara umum menyambut positif penertiban ini. Mereka menilai langkah tersebut berdampak pada ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

“Bagus. Dengan begitu arus lalu lintas jadi lebih baik dan kondisi jalan terlihat lebih rapi,” kata Eko, warga setempat.
Pemerintah daerah berharap, melalui penertiban ini para pedagang tidak lagi melanggar aturan dengan berjualan di atas drainase atau di bibir jalan, demi menciptakan pasar yang tertib dan nyaman bagi semua pihak.

Penulis: Oktavianto
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran