INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menerjunkan sebanyak 250 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa aliansi kesatuan rakyat sipil di depan Kantor DPRD Kotim, Senin (1/9/2025).
Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mengatakan personel dikerahkan untuk memastikan aksi berlangsung tertib.
“Jumlah personel ada 250 anggota kepolisian yang kami kerahkan untuk mengawal kegiatan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Resky di Sampit.
Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga unsur TNI, Satpol PP, serta organisasi masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas instansi penting untuk menjaga kondusivitas di lapangan.
“Selain Polri, instansi lain yang juga dilibatkan ada TNI, Satpol PP, dan organisasi masyarakat,” ujarnya.
Resky menyampaikan bahwa personel kepolisian sudah bersiaga sejak Minggu (31/8/2205) malam. Kegiatan itu diawali dengan doa bersama komunitas ojek daring (ojol) di Sampit sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan.
“Mulai tadi malam kami siaga. Ada rekan-rekan dari komunitas ojol juga yang turut berbelasungkawa,” katanya.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan tertib. Ia menegaskan seluruh tuntutan yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Aspirasi sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti, baik yang ditujukan ke kepolisian maupun ke DPRD,” ucap Resky.
Ia menambahkan, hasil tindak lanjut nantinya akan diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi agar mendapat perhatian lebih luas.
(Oktavianto)