website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Polisi Antisipasi Penimbunan BBM di Kobar, Pengawasan SPBU dan Barcode Subsidi Diperketat

Polisi saat melakukan pengawasan SPBU di Kobar. (Yus)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) memperketat pengawasan di sejumlah SPBU sebagai langkah mengantisipasi penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi pasca penyesuaian harga bahan bakar. Pengawasan dilakukan bersama Pertamina agar distribusi tetap aman dan tepat sasaran.

Patroli dilakukan personel Polres Kobar dengan mendatangi sejumlah SPBU di wilayah Kecamatan Arut Selatan. Selain memantau aktivitas pengisian BBM, petugas juga memastikan tidak ada praktik pelangsiran maupun indikasi penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Beberapa SPBU yang menjadi sasaran pengecekan di antaranya SPBU Bhakti di Jalan Pakunegara, SPBU Afriyan di Jalan Pangeran Diponegoro, dan SPBU Simon di Jalan Ujang Iskandar. Dari hasil pemeriksaan, stok BBM di seluruh SPBU tersebut dipastikan masih aman.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno mengatakan pengawasan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar distribusi BBM tetap berjalan lancar dan tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan penimbunan.

Pasang Iklan

“Kami akan terus melakukan pemantauan di SPBU. Jika ditemukan adanya dugaan penimbunan atau penyalahgunaan BBM subsidi, akan segera ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” kata AKP Ratno, Minggu (19/7/2026).

Selain melakukan pengecekan stok, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU, operator, dan masyarakat agar mematuhi aturan penyaluran BBM subsidi. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penimbunan atau pelangsiran.

Di sisi lain, Pertamina memastikan pasokan BBM subsidi maupun nonsubsidi di Kalimantan Tengah masih dalam kondisi aman. Persediaan di terminal BBM disebut berada di atas batas minimum sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sales Branch Manager II Fuel Kalimantan Tengah Lucky Haryanto menyampaikan distribusi BBM ke wilayah Kotawaringin Barat tetap berjalan normal. Penambahan suplai juga telah disiapkan sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Kalimantan Tengah Doni Prasetyo menegaskan pengawasan terhadap penggunaan barcode BBM subsidi akan diperketat. Setiap transaksi wajib melalui verifikasi barcode dengan nomor polisi kendaraan untuk mencegah penyalahgunaan.

Pertamina juga menegaskan akan memberikan sanksi kepada operator maupun pengelola SPBU yang terbukti melanggar prosedur atau terlibat dalam penyalahgunaan barcode. Langkah tersebut diharapkan dapat menutup celah praktik penimbunan dan memastikan BBM subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!