INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Di tengah tuntutan masyarakat akan keterbukaan informasi, Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil langkah baru untuk memperkuat komunikasi publik. Dua juru bicara resmi ditunjuk, masing-masing Sahdin Hasan dan Jessica, yang diumumkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2025 kemarin.
Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menyebut langkah ini sebagai bentuk keseriusan Pemko dalam membangun transparansi kebijakan. Menurutnya, juru bicara tidak hanya berfungsi menyampaikan pesan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dengan adanya jubir, setiap kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota bisa tersampaikan lebih cepat, tepat sasaran, serta mudah dipahami masyarakat,” kata Arbert.
Ia menekankan, keberadaan juru bicara juga dimaksudkan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dengan media massa. Media, lanjutnya, merupakan saluran utama agar pesan pembangunan dapat tersebar luas, akurat, sekaligus menjaga kredibilitas pemerintah daerah.
Penunjukan dua figur dengan latar berbeda dinilai sebagai kombinasi strategis. Sahdin Hasan yang berpengalaman di birokrasi dipercaya mampu menyajikan perspektif kebijakan dengan matang, sementara Jessica yang mewakili generasi muda diharapkan menghadirkan gaya komunikasi yang segar, lugas, dan mudah diterima publik.
“Dengan komposisi ini, kami optimistis sosialisasi program pembangunan bisa lebih efektif. Kami ingin terus membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka,” ujar Arbert.
Pemko Palangka Raya berharap, peran ganda kedua jubir tersebut dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan warga. Setiap program, baik yang sedang berjalan maupun yang baru dirancang, akan dikemas dengan bahasa yang lebih sederhana agar publik tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami arah pembangunan daerah.
Editor: Andrian