HINTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Palangka Raya Periode 2026-2027 resmi dilantik pada Kamis, 4 Juni 2026 malam. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh HMI, alumni, hingga jajaran Bawaslu Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kota Palangka Raya.
Ketua Umum HMI Komisariat Hukum UPR yang baru dilantik, Muhammad Raditya Pratama mengatakan, jabatan di organisasi bukan sesuatu yang perlu dibanggakan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Pelantikan malam ini bukan garis akhir dari sebuah proses, tapi menjadi garis awal untuk perubahan yang lebih besar lagi,” ujarnya dalam sambutan.
Ia mengajak seluruh kader HMI agar tidak hanya aktif secara administratif, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Jangan puas hanya menjadi kader yang hadir dalam absensi. Banggalah ketika kader HMI bisa memberikan solusi dan kebermanfaatan kepada masyarakat,” katanya.
Raditya juga meminta seluruh pengurus yang baru dilantik untuk memperkuat kekompakan dan bergerak bersama membangun organisasi.
“Malam ini tidak ada lagi kata menunggu, tidak ada kata ragu, dan tidak ada kata berjalan sendiri-sendiri. Kita satu perjuangan, satu barisan, dan satu keluarga besar HMI,” tegasnya.
Ketua Umum HMI Cabang Palangka Raya, Permutih Imam Basar mengatakan, kader HMI harus tetap menjaga semangat intelektual serta aktif dalam menjawab persoalan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Menurutnya, HMI tidak boleh kehilangan peran sebagai organisasi kader yang melahirkan mahasiswa kritis dan peduli terhadap daerah.
“Organisasi ini harus menjadi ruang belajar dan tempat melahirkan kader yang berani berpikir, bergerak, dan menyuarakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Badko HMI Kalteng, Restu Ronggo Wicaksono, berharap HMI kembali mengambil posisi strategis di lingkungan kampus agar proses kaderisasi tetap berjalan kuat.
Ia menilai tantangan mahasiswa saat ini semakin besar sehingga HMI harus mampu menjadi tempat pembentukan karakter dan kepemimpinan.
“Kalau pengkaderan berhenti, maka pergerakan juga akan melemah. Karena itu HMI harus terus hadir dan aktif di kampus,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya, Endrawati yang juga alumni HMI Komisariat Hukum UPR dalam sambutannya mengingatkan kader HMI agar tetap menjaga keseimbangan antara organisasi dan pendidikan.
“Silakan aktif berorganisasi, tapi jangan lupa kuliah, jangan tinggalkan salat, dan tetap hormat kepada orang tua,” pesannya.
Menutup sambutan, Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, mengatakan tantangan generasi muda saat ini memang berbeda dibanding masa sebelumnya. Namun ia berharap kader HMI tetap menjaga idealisme dan semangat perjuangan.
“Perubahan zaman pasti terjadi, tetapi nilai perjuangan, integritas, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa harus tetap dijaga,” tuturnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri para alumni HMI Komisariat Hukum Universitas Palangka Raya serta kader HMI di bawah naungan HMI Cabang Palangka Raya.
Editor: Andrian