website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemprov Gandeng Sekolah Tekan Perkawinan Usia Anak di Kalteng

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perkawinan Usia Anak. Kegiatan ini berlangsung di SMAN 1 Palangka Raya, Rabu (30/7/2025).

Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus disiapkan dengan baik agar menjadi generasi tangguh, berkualitas, dan berdaya saing. Upaya perlindungan anak tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran guru, sekolah, dan pelajar sebagai teman sebaya,” ujarnya.

Linae menyebutkan bahwa perkawinan usia anak dan kekerasan terhadap anak dapat berdampak serius, baik secara fisik maupun psikologis, termasuk meningkatkan risiko stunting dan hilangnya kesempatan anak untuk berkembang secara optimal.

Pasang Iklan

“Dengan mempersiapkan anak sejak dini, kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi modal penting menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, yang memberikan perspektif berbeda dalam rangka memperkuat pemahaman para pelajar.

Salah satunya adalah Alogo Ocktavianus Karuban Parasian dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kalteng yang memaparkan dampak kesehatan dan psikologis dari perkawinan usia anak.

Sementara itu, Erwin Boban dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng menjelaskan aspek hukum dan penegakan hukum dalam kasus kekerasan terhadap anak.

Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalteng, Ari Pamungkas, turut menyampaikan pentingnya peran teman sebaya dalam mencegah kekerasan.

“Teman sebaya memiliki peran penting karena sering kali korban lebih nyaman bercerita kepada teman daripada kepada orang dewasa. Edukasi ini akan membantu pelajar lebih peka dan tanggap,” tuturnya.

Pasang Iklan

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelajar mengenai upaya pencegahan kekerasan serta deteksi dini terhadap kasus kekerasan anak.

Diharapkan para pelajar yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen edukasi bagi teman-temannya, dalam upaya mencegah perkawinan usia anak.

Pemprov Kalteng juga berharap kegiatan ini mampu membangun sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Palangka Raya, H. Arbusin, beserta 75 orang pelajar dari sekolah tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

(Redha/Maulana Kawit)

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran