INTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan kembali mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui Pelatihan Vokasi Nasional Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di UPTD Balai Latihan Kerja, Kamis (1/10/2026), diarahkan untuk membekali peserta dengan keterampilan yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja.
Pelatihan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada perolehan sertifikat. Peserta diharapkan mampu mengembangkan kompetensi yang diperoleh menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.
Kegiatan dibuka Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Yudiansyah, mewakili Bupati Seruyan yang sedang menjalankan tugas dinas luar. Dalam kesempatan itu, Yudiansyah sekaligus membacakan sambutan Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menempatkan pelatihan vokasi sebagai salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, produktif dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja.
“Pelatihan ini jangan hanya dimaknai sebagai upaya mendapatkan sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat membuka peluang kerja, menciptakan usaha mandiri dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian pesan Bupati yang disampaikan Yudiansyah.
Peserta juga diminta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Yudiansyah mengingatkan agar seluruh tahapan pelatihan diikuti dengan disiplin, serius dan penuh semangat.
Menurutnya, selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk membangun relasi yang nantinya bermanfaat dalam pengembangan karier maupun usaha.
Pemkab Seruyan menyatakan peningkatan keterampilan masyarakat akan terus didorong melalui berbagai program pengembangan kompetensi. Pemerintah berharap langkah tersebut berjalan seiring dengan terbukanya semakin banyak peluang kerja, sehingga masyarakat memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan.
Penulis: Ahmad
Editor: Andrian