website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemkab Kobar Cegah Gejolak di Tengah Masarakat Pasca BBM Naik

Asisten I Pemkab Kobar Tengku Ali Syahbana

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya gejolak di tengah masyarakat pasca naiknya bahan bakar minyak (BBM) Subsidi oleh pemerintah pusat, Minggu (11/9/2022).

Asisten I Pemkab Kobar Tengku Ali Syahbana mengatakan sejak adanya kenaikan BBM ada beberapa kelompok yang akan melakukan unjuk rasa, namun berkat komunikasi yang baik dan melibatkan stakeholder terkait akhirnya semua gejolak bisa diredam.

Lanjut Tengku Ali, sebenarnya memang ada berapa kelompok yang akan melakukan unjuk rasa waktu itu.

Namun Pemda secara cepat mengambil inisiatif menggelar pertemuan dengan mengundang dari pihak Pertamina, kemudian seluruh SPBU dan Iswana Migas termasuk perwakilan para taksi, baik dari Organda maupun Non Organda,” ujarnya.

Pasang Iklan

Berkat komunikasi yang baik, akhirnya ada kesepakatan antara Pertamina dengan taksi dan angkutan baik yang tergabung dalam Organda dan Non Organda, untuk kepentingan mereka ini dibantu atau di prioritaskan.

“Di Kobar sendiri, unit mobil yang masuk Organda ini ada 1000 lebih dan untuk Non Organda ada 800 unit mobil lebih. Kemudian kami minta klarifikasi kepada pihak Pertamina maupun SPBU untuk mekanisme atau aturan di lapangan, lalu disepakati waktu itu bahwa semua SPBU akan mengakomodir baik yang Organda maupun yang Non Organda,” tuturnya.

Sehingga berkat komunikasi yang baik dan juga bisa mengakomodir kepentingan rakyat khsusunya yang di prioritaskan, akhirnya mereka tidak jadi demo.

“Alhmdulillah sampai sekarang kondisi masih aman. Ini juga tidak lepas bantuan kerjasama dengan Polres Kobar yang selalu bersinergi bersama Pemkab Kobar,” pungkas Tengku Ali Syahbana.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran