website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemkab Katingan Petakan Wilayah Strategis untuk Program Pangan Nasional

Bupati Katingan Saiful saat diwawancarai beberapa awak media usai pelantikan PNS dan PPPK. (Bitro)

INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, menegaskan bahwa Kabupaten Katingan siap mendukung program prioritas nasional di sektor kemandirian pangan sebagaimana disampaikan Presiden RI dalam pidato kenegaraan pada peringatan HUT ke-80 RI.

Menurutnya, arahan tersebut sejalan dengan potensi besar yang dimiliki Katingan sebagai salah satu daerah dengan wilayah pertanian terluas di Kalimantan Tengah.

Dengan luas daerah mencapai 20.400 kilometer persegi, Katingan memiliki banyak kecamatan yang dinilai strategis untuk pengembangan program swasembada pangan.

“Kita memilih kecamatan yang memang sangat mendukung untuk pelaksanaan kegiatan itu. Sebagaimana sudah diketahui, wilayah-wilayah yang selama ini melaksanakan aktivitas swasembada pangan akan menjadi prioritas,” ujar Saiful usai upacara peringatan kemerdekaan di halaman Kantor Bupati Katingan, Minggu (17/8/2025).

Pasang Iklan

Saiful mencontohkan, sejumlah daerah yang sudah lama dikenal sebagai lumbung pangan di Katingan antara lain Kecamatan Katingan Kuala, Pagatan, serta beberapa kawasan lain yang sejak lama menopang kebutuhan beras lokal.

“Wilayah-wilayah ini sudah terbukti produktif, sehingga akan kita dorong agar lebih optimal,” tambahnya.

Selain kawasan pesisir, pemerintah daerah juga menilai sejumlah kecamatan di wilayah tengah dan hulu memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Beberapa di antaranya adalah Katingan Tengah, Pulau Malan, hingga Tewang Sangalang Garing.

Potensi lahan yang masih terbuka luas, kata Saiful, bisa menjadi tumpuan baru dalam peningkatan produksi pangan jangka panjang.

Menurutnya, pertanian sudah menjadi mata pencaharian utama masyarakat Katingan sejak lama.

Program pemerintah pusat yang diarahkan pada kemandirian pangan diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani.

Pasang Iklan

“Selama ini sektor pertanian menjadi andalan masyarakat. Harapannya ke depan, produksi pangan di Katingan bisa semakin meningkat dengan dukungan program nasional,” jelasnya.

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah daerah akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi.

Data mengenai luas lahan, infrastruktur irigasi, serta aksesibilitas akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pengembangan.

“Kita akan siapkan secara matang, sehingga ketika program dari pusat turun, daerah sudah siap,” tegas Saiful.

Ia menambahkan, sinergi pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan.

Pemerintah daerah, kata dia, tidak bisa berjalan sendiri tanpa partisipasi aktif petani serta dukungan sarana dari pemerintah pusat.

Pasang Iklan

Oleh karena itu, kolaborasi menjadi faktor penting dalam menjadikan Katingan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

Selain aspek teknis, Saiful juga menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam menggerakkan masyarakat.

Menurutnya, membangun semangat kebersamaan di tingkat desa menjadi langkah awal agar masyarakat merasa memiliki program ini.

“Kalau masyarakat ikut bergerak bersama, hasilnya pasti lebih maksimal,” tuturnya.

Dengan optimisme tersebut, Saiful berharap Katingan ke depan tidak hanya berkontribusi pada kebutuhan pangan Kalimantan Tengah, tetapi juga mampu menjadi salah satu tumpuan pemerintah pusat dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

“Kita tentu ingin Katingan dikenal bukan hanya sebagai daerah dengan lahan luas, tetapi juga sebagai penopang nyata ketahanan pangan Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran