INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kobar untuk tidak bersikap defensif maupun bereaksi negatif ketika menghadapi kritik dari masyarakat.
Dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (8/6), Nurhidayah menegaskan bahwa kritik dan masukan publik harus dipandang sebagai bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah.
Menurutnya, setiap isu negatif yang muncul tidak perlu dilawan dengan perdebatan yang tidak produktif. Sebaliknya, pemerintah harus mampu memberikan penjelasan kepada masyarakat melalui fakta, data, serta bukti nyata hasil pembangunan yang telah dilakukan.
“Ketika muncul isu negatif, jangan dilawan dengan perdebatan yang tidak produktif. Tunjukkan capaian kerja melalui data, testimoni masyarakat, maupun visualisasi progres pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Nurhidayah.
Ia menambahkan, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap jalannya pemerintahan. Karena itu, setiap kritik harus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Nurhidayah juga menekankan pentingnya transparansi sebagai budaya kerja seluruh perangkat daerah. Menurutnya, setiap tahapan program pemerintah perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar publik memahami proses pembangunan yang berlangsung secara bertahap dan membutuhkan waktu.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Nurhidayah berharap terbangun sistem publikasi pemerintah yang lebih terintegrasi, responsif, dan transparan.
Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dapat terus meningkat, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam mendukung pembangunan di Kotawaringin Barat.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian