INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi dalam pembangunan daerah, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Hal tersebut disampaikan Agustiar Sabran saat memberikan sambutan pada kegiatan peluncuran Program Strategis Sektor Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang digelar di Aula Jaya Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas di berbagai sektor penting secara seimbang.

“Prioritas program pendidikan salah satu fokus utama kami dalam melaksanakan tugas di tengah keterbatasan anggaran, namun tetap kita laksanakan tanpa menghilangkan pembangunan infrastruktur maupun sektor kesehatan. Ketiganya sama-sama penting bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Agustiar, pembangunan daerah harus dilakukan secara menyeluruh agar dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan dari desa sebagai fondasi utama dalam memperkuat perekonomian daerah.
“Pembangunan dari desa itu bukan hanya sekadar memperindah daerah saja, tapi memberikan dampak besar bagi masyarakat. Akses keluar masuk barang menjadi lebih mudah sehingga harga yang sebelumnya tinggi bisa menjadi lebih terjangkau,” katanya.
Selain itu, gubernur menegaskan bahwa akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu harus terus diperluas agar tidak ada anak-anak di Kalimantan Tengah yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan.
“Pendidikan bagi yang tidak mampu menjadi cikal bakal lahirnya sumber daya manusia yang tangguh dan mampu mengedepankan kepentingan masyarakat di daerahnya,” tegasnya.
Ia berharap melalui berbagai program pendidikan yang diluncurkan, generasi muda Kalimantan Tengah dapat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengenyam pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Pemerintah provinsi, lanjutnya, akan terus mendorong berbagai kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wamen Pendidikan Tinggi Saintek Professor Doktor Fauzan bersama jajaran pemerintah daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta para undangan lainnya.
Penulis: Redha
Editor: Andrian