website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Mahyono: Ruang Digital Harus Jadi Sarana Edukasi, Bukan Penyebar Hoaks

Anggota DPRD Murung Raya, Mahyono, mendorong masyarakat memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, komunikasi, promosi usaha, dan penyampaian aspirasi secara bertanggung jawab. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital dengan lebih bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah dan memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

Mahyono mengatakan perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh berita dan berkomunikasi. Dalam hitungan detik, informasi dapat menyebar luas melalui berbagai platform digital tanpa mengenal batas wilayah.

Di sisi lain, kata dia, kecepatan penyebaran informasi juga membawa tantangan baru. Tidak semua informasi yang beredar memiliki dasar yang benar, bahkan sebagian di antaranya merupakan informasi yang belum terverifikasi atau sengaja disebarkan untuk menyesatkan publik.

“Di era digital saat ini, arus informasi bergerak sangat cepat. Karena itu, masyarakat perlu lebih cermat dan bijak dalam menyikapi setiap informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya,” ujar Mahyono di Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026).

Pasang Iklan

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai media sosial sejatinya memberikan banyak manfaat apabila dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Platform digital dapat menjadi sarana komunikasi, berbagi pengetahuan, mempromosikan usaha, hingga menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Namun, menurutnya, manfaat tersebut dapat berubah menjadi persoalan apabila media sosial digunakan untuk menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi. Kondisi itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memicu keresahan, bahkan memecah persatuan di tengah masyarakat.

Mahyono mengingatkan setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas informasi yang beredar di ruang digital. Karena itu, budaya memeriksa fakta dan melakukan klarifikasi harus menjadi kebiasaan sebelum menyebarluaskan suatu informasi.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing oleh judul provokatif ataupun informasi yang belum diketahui sumbernya. Menurutnya, masyarakat perlu membandingkan informasi dari berbagai sumber yang kredibel sebelum mengambil kesimpulan.

“Kita harus membiasakan diri memeriksa sumber informasi dan memastikan kebenarannya terlebih dahulu. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” katanya.

Selain soal keakuratan informasi, Mahyono juga menekankan pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi di media sosial. Perbedaan pendapat, menurut dia, merupakan hal yang wajar, tetapi harus disampaikan dengan bahasa yang santun serta tetap menghormati orang lain.

Pasang Iklan

Ia berharap ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai media yang produktif untuk memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, dan mendorong pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang edukatif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Mahyono, media sosial seharusnya menjadi ruang yang menghadirkan inspirasi, inovasi, dan semangat kebersamaan, bukan menjadi tempat berkembangnya ujaran kebencian, fitnah, maupun informasi yang dapat memecah belah masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, agar menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Literasi digital, kata dia, merupakan bekal penting dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Media sosial seharusnya menjadi ruang untuk berbagi informasi yang membangun, bukan menjadi tempat penyebaran informasi yang dapat memecah belah masyarakat. Mari kita gunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Mahyono.

Ia berharap semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah informasi akan menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan kondusif. Dengan begitu, kerukunan sosial tetap terjaga dan teknologi informasi dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang mendukung kemajuan Kabupaten Murung Raya.

Penulis : JMY/MAULANA K

Editor : Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!