INTIMNEWS.COM. MUARA TEWEH – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, membuka secara resmi kegiatan Konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025.
Acara berlangsung di Aula Setda Lantai I, Muara Teweh, Selasa (23/9), dan dihadiri Sekda, camat se-Barito Utara, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, serta insan media.
Pj Bupati Indra Gunawan menyampaikan bahwa RPPLH merupakan instrumen penting dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan. Dokumen ini bertujuan menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkeadilan.
“Penyusunan RPPLH bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban peraturan, tetapi merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan,” tegas Indra Gunawan.
Ia menambahkan, dokumen RPPLH akan memetakan kondisi aktual lingkungan hidup, potensi, permasalahan, dan arah kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang. RPPLH juga menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembangunan daerah seperti RPJPD dan RPJMD.
Lebih lanjut, Pj Bupati menekankan bahwa keberhasilan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah. “Kita membutuhkan dukungan dari akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat yang menjaga lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Indra Gunawan berharap kegiatan konsultasi publik ini dapat menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi lingkungan dan pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Barito Utara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada pelestarian lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.
Dengan konsultasi publik seperti ini, pemerintah daerah berharap tercipta kesepahaman dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup Kabupaten Barito Utara.
(Shp/Maulana Kawit)