website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kisah Mistis dan Budaya Borneo Dibawa Kobar ke JFC 2026, Siap Curi Perhatian Nasional

Kisah Mistis dan Budaya Borneo Dibawa Kobar ke JFC 2026, Siap Curi Perhatian Nasional

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersiap tampil membawa kekayaan budaya dan cerita khas Borneo pada ajang Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026. Penampilan tersebut menjadi kesempatan besar untuk mengenalkan identitas daerah kepada publik nasional hingga internasional.

Dalam ajang bergengsi yang akan digelar pada 25 Juli 2026 itu, Kobar mengangkat tema “Rona Marunting: Cerita Alam dan Jiwa Nusantara”. Tema tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat yang tumbuh berdampingan dengan sungai, hutan, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tak hanya menampilkan keindahan busana karnaval, kontingen Kobar juga akan membawa kisah-kisah yang hidup di tengah masyarakat. Tokoh-tokoh seperti Putri Kalangkang, Enggang Sang Ratu Penjaga Langit, Naga Borneo, Mystical of Babukung hingga Ratu Buaya Hitam Sungai Arut akan menjadi bagian dari pertunjukan yang sarat makna dan identitas lokal.

Pasang Iklan

Kepala Dinas Pariwisata Kobar, Rona Nirmala, mengatakan keikutsertaan dalam WACI JFC 2026 merupakan langkah penting untuk memperluas promosi daerah melalui panggung budaya berskala nasional yang memiliki daya tarik internasional.

‘Tema yang diangkat mencerminkan kekayaan budaya, tradisi, dan keindahan alam yang menjadi kebanggaan masyarakat Kotawaringin Barat,” ujarnya, Sabtu (13/6).

Dukungan penuh juga datang dari Bupati Kobar, Hj Nurhidayah. Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kalimantan Tengah dan Kotawaringin Barat, untuk menyaksikan serta memberikan dukungan kepada kontingen daerah yang akan tampil membawa nama Bumi Marunting Batu Aji.

Menurut Nurhidayah, partisipasi pada WACI JFC bukan sekadar mengikuti karnaval budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kreativitas, potensi pariwisata, serta keberagaman budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas.

“Momentum ini sangat penting untuk membangun citra positif daerah di tingkat nasional,” katanya.

Melibatkan seniman, penari, pemusik, dan berbagai talenta lokal, Kobar optimistis mampu memberikan penampilan yang berkesan di panggung JFC 2026.

Pasang Iklan

Melalui ajang ini, pemerintah daerah berharap promosi budaya dan pariwisata semakin kuat, membuka peluang ekonomi kreatif, sekaligus memperkenalkan pesona Kotawaringin Barat kepada Indonesia dan dunia.

Penulis: Yusro

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!