INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mengajak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk terus memperkuat implementasi konsep Presisi serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Rumiadi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu, 1 Juli 2026. Menurut dia, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian di tengah dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Rumiadi menilai Polri, khususnya Polres Murung Raya, telah memainkan peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi keamanan yang kondusif, kata dia, menjadi salah satu fondasi utama bagi kelancaran pembangunan di Kabupaten Murung Raya.
Ia mengatakan stabilitas keamanan tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan iklim yang mendukung aktivitas ekonomi, investasi, pelayanan publik, hingga pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Menurut Rumiadi, tantangan yang dihadapi institusi kepolisian saat ini semakin kompleks. Karena itu, Polri dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
Ia menilai pendekatan Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan harus terus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, mulai dari pelayanan administrasi hingga penegakan hukum.
“Polri harus tetap Presisi dan selalu menjadi pelindung serta pengayom masyarakat. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan,” kata Rumiadi.
Selain profesionalisme, ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, sikap yang ramah, terbuka, dan responsif akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Rumiadi juga mengapresiasi perjalanan Polres Murung Raya yang selama kurang lebih 23 tahun telah menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah tersebut. Selama itu pula, Polres Murung Raya dinilai mampu menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah daerah maupun masyarakat.
Ia menyebut keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dicapai oleh kepolisian semata. Diperlukan kolaborasi yang erat antara Polri, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, TNI, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk menjaga stabilitas keamanan di tengah percepatan pembangunan daerah.
DPRD Murung Raya, lanjut Rumiadi, akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan profesionalisme aparat kepolisian, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kualitas pelayanan sehingga mampu menjawab harapan masyarakat secara optimal.
Rumiadi juga mengajak seluruh masyarakat Murung Raya untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dengan menjaga ketertiban, menaati hukum, dan membangun budaya gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
“Melalui sinergi yang terus terpelihara antara Polri, pemerintah daerah, DPRD, TNI, dan masyarakat, kami optimistis Murung Raya akan semakin maju, bermartabat, serta mampu bersaing dengan daerah lain dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Rumiadi.
Penulis: JMY/MAULANA K
Editor: Andrian