website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas, Rampcheck Diperketat

Petugas Dinas Perhubungan Kalteng melakukan rampcheck terhadap bus di Terminal WA Gara, Palangka Raya, menjelang Angkutan Lebaran 2026.

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA — Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (rampcheck) terhadap bus angkutan umum di Kota Palangka Raya menjelang periode Angkutan Lebaran 2026. Pemeriksaan berlangsung pada 2–4 Februari 2026 di sejumlah pool perusahaan otobus dan Terminal WA Gara.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa 18 unit bus dari lima perusahaan otobus. Rinciannya, dua unit milik PO Airgan, empat unit PO Yessoe, empat unit PO DAMRI, tujuh unit PO Logos, dan satu unit PO Agung Mulia.

Hasil pemeriksaan menunjukkan hanya sebagian armada yang memenuhi standar. Sebanyak tujuh unit dinyatakan laik jalan, satu unit laik jalan dengan catatan, sementara sepuluh unit lainnya dilarang beroperasi karena tidak memenuhi persyaratan keselamatan.

Pelanggaran yang ditemukan mencakup aspek teknis dan administrasi kendaraan. Di antaranya, tiga kendaraan memiliki bukti lulus uji elektronik (BLU-e) tidak aktif, dua kendaraan dengan kartu pengawasan (KPS) tidak aktif, serta satu kendaraan tidak memiliki KPS.

Pasang Iklan

Selain itu, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga melakukan penindakan terhadap satu unit bus milik PO Logos. Penindakan dilakukan karena dokumen kendaraan tidak sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah Yulindra Dedy mengatakan rampcheck merupakan langkah pencegahan untuk memastikan keselamatan penumpang, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan angkutan umum memenuhi persyaratan teknis dan administrasi, sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman,” ujarnya.

Ia menegaskan, kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan tidak diizinkan beroperasi sampai seluruh kekurangan diperbaiki oleh operator.

Menurut Yulindra, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan umum. Karena itu, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong operator angkutan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Pasang Iklan

Dengan pengawasan tersebut, pemerintah daerah berharap kualitas layanan transportasi umum di Kalimantan Tengah semakin baik, khususnya selama masa Angkutan Lebaran 2026.

(Redha/Maulana Kawit)

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran